BALIEXPRESS.ID - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta dan I Ketut Gunaksa, yang tergabung dalam Paket ASTAGUNA, melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Puseh Banjar Bias, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, pada Selasa (1/10/2024).
Kehadiran ASTAGUNA dalam rangka upacara Karya Piodalan Penganyar ini bertujuan untuk memohon restu dan kelancaran dalam menghadapi Pilkada Klungkung yang tinggal beberapa bulan lagi.
Meskipun waktu kian mendekati hari pemilihan, pasangan ini terus aktif turun ke masyarakat, sembari menjaga komitmen mereka untuk membawa perubahan positif bagi Kabupaten Klungkung.
Salah satu langkah spiritual yang dilakukan adalah dengan melakukan persembahyangan bersama, selain dari usaha-usaha politik yang mereka jalankan.
Dalam suasana persembahyangan yang penuh khidmat, terlihat Made Kasta dan Ketut Gunaksa begitu kompak dan antusias. Keduanya berharap agar tahapan Pilkada di Klungkung bisa berlangsung damai dan sukses.
Selain berdoa untuk kemenangan politik, ASTAGUNA juga memanjatkan doa demi kesejahteraan masyarakat Klungkung. Made Kasta menekankan pentingnya menjaga agar proses Pilkada berlangsung tanpa tekanan atau intervensi dari pihak manapun.
"Kami berdoa agar masyarakat Klungkung memilih dengan bijak, berdasarkan visi dan misi calon, bukan karena tekanan atau janji-janji tak bertanggung jawab," ujar Made Kasta. Ia juga mengingatkan bahwa masa depan daerah dan kesejahteraan masyarakat tidak boleh tergadaikan oleh politik uang.
Di sisi lain, Ketut Gunaksa menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut bahwa ASTAGUNA tidak hanya membawa program, tetapi juga komitmen nyata untuk memajukan Klungkung di berbagai sektor.
"Kami hadir dengan rasa syukur dan doa, berharap Pilkada ini menjadi ajang demokrasi yang bersih dan berkualitas. Masa depan Klungkung akan lebih baik jika dipimpin oleh seseorang yang benar-benar ingin melayani masyarakat," ungkap Ketut Gunaksa.
ASTAGUNA juga mengajak masyarakat Klungkung untuk menjaga integritas dalam proses Pilkada ini, menekankan bahwa kesempatan memilih pemimpin adalah momen penting dalam menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.
"Kami berdoa agar Pilkada berjalan damai, dan masyarakat bisa memilih dengan hati nurani, tanpa tergiur oleh uang atau janji kosong. Pilihlah pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi Klungkung," tutupnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana