BALIEXPRESS.ID – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi - I Nyoman Ardika gelar kampanye terbatas di Banjar Sakenan Blodan, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan.
Dalam kampanye tersebut, paslon ini menyebutkan, ada empat program yang menjadi prioritasnya. Salah satunya adalah di bidang kesehatan.
Menurutnya, saat ini masih ada ketimpangan pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tabanan.
Fasilitas kesehatan hanya berada di dalam kota dan di Kecamatan Kediri yang lokasinya di daerah bagian timur Tabanan.
Sementara di daerah bagian barat Tabanan seperti Pupuan, belum ada fasilitas rumah sakit.
"Karena belum adanya fasilitas rumah sakit, maka masyarakat di kawasan Pupuan harus berobat ke Buleleng. Jadi untuk meminimalkan kondisi kegawatdaruratan di masyarakat, perlu dibangun fasilitas kesehatan di Tabanan bagian barat . Supaya masyarakat di Pupuan mendapat pelayanan yang mudah dijangkau dan minimal resiko," ungkap Nyoman Ardika alias Sengap.
Sengap menyebut, terkait program yang akan direalisasi jika nantinya terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Tabanan, adalah merealisasikan 21 program kerja selama 100 hari. Tentunya program itu akan dibangun sesuai dengan peraturan yang berlaku
Untuk program unggulan, kata Sengap, selain memiliki 21 program unggulan, pihaknya juga memiliki empat program prioritas, yakni pertanian, pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur.
Selain program kesehatan, yang juga akan menjadi prioritas utama adalah sektor pertanian.
Selain mempermudah akses para petani untuk mendapatkan pupuk dan bibit, pihaknya juga menargetkan Kabupaten Tabanan memiliki pusat pengolahan paska panen.
"Untuk program pertanian, kami rancang di Kabupaten Tabanan ada pusat pengolahan pasca panen, seperti membuat pabrik sirup manggis di kawasan Pupuan dan ada pabrik pengolahan hasil panen holtikultura di Baturiti. Sehingga nanti tidak ada lagi cerita, ketika panen berlimpah, petani merugi," tambahnya.
Editor : Nyoman Suarna