Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Geger! Sapi Ditemukan Mati Mengenaskan di Jembrana, Diduga Ditusuk

I Made Mertawan • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 13:59 WIB
Sapi di Jembrana, Bali mati dengan luka tusuk pada Kamis (3/10/2024).
Sapi di Jembrana, Bali mati dengan luka tusuk pada Kamis (3/10/2024).

BALIEXPRESS.ID- Kematian seekor anak sapi di Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, menghebohkan warga.

Anak sapi tersebut ditemukan mati pada Kamis (3/10/2024) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kematian anak sapi yang disertai luka tusukan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, yang khawatir kejadian serupa dapat menimpa hewan ternak lain.

Kapolsek Melaya AKP I Ketut Sukadana mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kematian anak sapi milik I Ketut Sudiarsa.

Peristiwa tersebut diketahui saat pemilik hendak memberi makan sapinya di kebun.

"Pemilik sapi mengaku menemukan anak sapinya  mati saat hendak memberi makan," ungkap Sukadana.

Setelah menemukan anak sapinya mati, pemilik segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Dugaan awal menunjukkan adanya tindakan disengaja, lantaran ditemukan bekas luka tusukan di bagian bahu kanan hewan tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, kuat dugaan kematian anak sapi ini akibat benda tajam yang menusuk bagian bahu kanan,” tambah Sukadana.

Penyelidikan lebih lanjut saat ini sedang dilakukan untuk mengungkap pelaku di balik insiden ini.

Akibat kejadian tersebut, Sudiarsa mengalami kerugian sekitar Rp9,5 juta.

"Beberapa kemungkinan penyebab, mulai dari serangan hewan liar hingga tindakan disengaja oleh oknum tidak bertanggung jawab, masih terus kami dalami," jelasnya.

Kematian anak sapi ini memicu kekhawatiran di kalangan warga sekitar.

Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku dan memberikan rasa aman bagi para peternak.

Sukadana juga mengingatkan warga untuk menjaga ternak mereka dengan baik, seperti tidak melepasliarkan, guna menghindari kejadian serupa maupun pencurian sapi.

"Selain mencegah kejadian seperti kematian sapi ini, langkah tersebut juga dapat menghindari pencurian ternak," tandasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #sapi #jembrana