BALIEXPRESS.ID – Penari joged asal Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, Luh Widia Putri, kembali mencuri perhatian publik setelah videonya yang memperlihatkan dirinya menangis tersedu-sedu viral di media sosial.
Lewat platform TikTok, Widia meluapkan kekecewaannya karena batal tampil menari di acara kampanye pasangan calon Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta pada Kamis (4/10/2024).
Meski video curahan hatinya kemudian dihapus, rekaman tersebut telah telanjur tersebar luas dan menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Ini bukan kali pertama Luh Widia menjadi viral.
Sebelumnya, ia sempat menjadi sorotan publik setelah menolak saweran yang diberikan oleh pengibing secara tidak sopan.
Peristiwa tersebut terjadi dalam acara nelung bulanin di Kecamatan Seririt pada akhir September 2024.
Saat itu, Widia tampil sebagai penari joged bumbung bersama sekaa joged dari Desa Selat, Kecamatan Sukasada.
Seorang pria yang ikut ngibing memberikan saweran Rp100 ribu dengan cara yang dianggap kurang pantas, yaitu menggunakan mulut.
Widia yang merasa tidak nyaman segera menolak saweran tersebut dengan anggukan jari telunjuknya, sebuah isyarat bahwa ia tidak setuju.
Aksi tegasnya itu menuai pujian dari banyak pengguna TikTok.
“Bangga banget liat mbaknya, semangat ya mbak,” tulis salah satu komentar.
Dukungan terus mengalir dari berbagai akun yang menghargai sikap Widia dalam menjaga martabatnya.
Sikap tegas Widia dalam menjaga etika dan harga diri sebagai penari tradisional Bali membuat namanya semakin dikenal.
Kini, dengan viralnya video tangis kekecewaannya, netizen pun semakin penasaran dengan sosok Luh Widia yang berani menunjukkan sikapnya baik di atas panggung maupun di kehidupan nyata.
"Harga diri lebih penting," salah satu komentar dari akun TikTok yang ramai disorot oleh para netizen yang mendukung tindakan Luh Widia.
Aksi-aksi viral Widia seakan menambah popularitasnya, menjadikan dirinya salah satu penari yang paling banyak dibicarakan di media sosial, khususnya di Bali. ***
Editor : I Putu Suyatra