BALIEXPRESS.ID - Kematian mengejutkan seorang warga negara asing (WNA) asal Australia, Pauline Mary Cannon, yang ditemukan tak bernyawa di sebuah hotel di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, menjadi sorotan publik.
Namun, hasil investigasi awal yang dilakukan oleh Tim Inafis Kepolisian Resor Kota Denpasar mengungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan luar menunjukkan tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban," ujar AKP Ketut Sukadi, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar, pada Senin (7/10).
Perempuan kelahiran Brisbane, Australia, tersebut ditemukan tak bernyawa pada Minggu, 6 Oktober 2024, sekitar pukul 07.40 WITA.
Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tenggelam di bathtub kamar mandi hotel tempatnya menginap.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna pink tua dan celana pendek pink muda, dengan kepala menghadap ke selatan dan sebagian tubuh terendam dalam air.
Menurut keterangan saksi dari pihak hotel, kejadian ini terungkap saat seorang housekeeping hendak membersihkan kamar korban.
Pegawai tersebut melihat adanya rembesan air yang mengalir dari dalam kamar korban ke sepanjang lorong hotel.
Saat dilakukan pengecekan, tamu asal Australia itu tidak ditemukan di area restoran hotel.
Karena tidak ada respons dari dalam kamar, pegawai hotel mencoba membuka pintu menggunakan kunci master, namun sempat terkendala karena pintu terkunci dari dalam.
Setelah tim keamanan hotel berhasil membuka pintu, mereka menemukan kamar kosong.
Namun, di kamar mandi, tubuh Pauline Mary Cannon ditemukan tenggelam di dalam bathtub, sementara air terus mengalir hingga membanjiri ruangan dan keluar menuju koridor hotel.
"Saat ditemukan, korban dalam posisi miring di bathtub dengan keran air masih mengalir. Air tersebut merembes keluar hingga ke pintu utama kamar dan mengalir ke koridor," jelas Sukadi.
Pihak hotel segera menghubungi tim medis dari Rumah Sakit BIMC Kuta.
Dokter Alif Gunawan yang melakukan pemeriksaan menyatakan korban telah meninggal dunia setelah tidak ada tanda pernapasan dan nadi.
Dari tempat kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebuah tas coklat yang berisi ponsel iPhone dan dompet korban.
Selain itu, polisi menemukan beberapa jenis obat-obatan yang diduga milik korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kematian WNA Australia tersebut.
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap misteri di balik kematian yang penuh tanda tanya ini. ***
Editor : I Putu Suyatra