Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Isu Eliminasi Anjing Liar di Bali, Niluh Djelantik Minta Berdayakan Fakultas Peternakan dan Dokter Hewan

Wiwin Meliana • Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:14 WIB

Niluh Djelantik menanggapi isu eliminasi anjing liar di Bali
Niluh Djelantik menanggapi isu eliminasi anjing liar di Bali

BALIEXPRESS.ID-Beredarnya isu eliminasi anjing liar di Bali dalam dua minggu ke depan sempat membuat heboh jagat media sosial.

Meski sudah dikonfirmasi bahwa isu tersebut tidak benar, namun nyatanya kabar tersebut sempat membuat anggota DPD RI Niluh Djelantik berang.

Baca Juga: Waduh, Baru 6 Bulan Dipasang, Kamera ETLE di Bangli Sudah Bermasalah

Pihaknya mengaku marah dan kesal usai mendapat banyak kabar tentang isu eliminasi terhadap anjing liar.

Pihaknya pun mempertanyakan solusi dan cara lain selain mengeliminasi anjing-anjing liar untuk mencegah rabies.

“Sebagai salah satu dari pecinta binatang dan sangat menyayangkan pernyataan tersebut, saya harap pernyataan itu hoaks,” ungkap Niluh Djelantik melalui akun media sosialnya pada Senin (14/10/2024).

Baca Juga: Kasus Dugaan Intimidasi Heri dan Mangku Widiana Dihentikan Bawaslu Tabanan, Tim Kuasa Hukum Pikirkan Upaya Lain

Pihaknya pun meminta kepada pihak terkait agar mempertimbangkan kebijakan tersebut agar setiap kebijakan sesuai dengan harkat dan martabat sebagai manusia.

Niluh Djelantik juga memberikan saran agar pemerintah memberdayakan fakultas peternakan dan juga dokter hewan yang dianggarkan dari penyisihan gaji-gaji pejabat.

“Sisakan sedikit empati karena karma itu nyata dan tak pernah kehilangan alamat,” pungkasnya.

Baca Juga: Operasi Zebra Agung 2024 Digelar di Tabanan, Ini 6 Sasaran Penindakan selama 14 Hari

Disisi lain,  Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, membantah isu yang beredar di media sosial terkait rencana penangkapan dan eliminasi anjing jalanan di Bali dalam dua minggu.

Mahendra Jaya menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk melakukan eliminasi anjing liar, melainkan fokus pada optimalisasi vaksinasi rabies, termasuk pada anjing liar.

Baca Juga: Identitas Sopir dan Kronologi Aksi Brutal Mobil Livina Viral: Tabrak Sejumlah Orang, Dihujani Amukan Warga

"Belum ada rencana eliminasi. Rencana yang ada adalah bagaimana optimisasi vaksinasi anjing untuk mencegah rabies, termasuk anjing liar,” katanya, Senin (14/10).

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #eliminasi anjing liar #Fakultas Peternakan #Niluh Djelantik