BALIEXPRESS.ID- Traffic light (TL) di Jalan Nusantara, Bangli, tepatnya di simpang tiga Gunaksa, telah dibongkar pada tahun 2023.
Pembongkaran ini dilakukan sehubungan dengan proyek trotoar Bangli di jalur tersebut.
Namun setelah proyek rampung, TL tersebut belum juga dipasang kembali.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Ida Bagus Widnyana membenarkan kondisi tersebut.
Ia menegaskan bahwa rencana pemasangan ulang TL pada awal tahun 2024 sudah ada.
Namun, rencana tersebut terkendala oleh keterbatasan anggaran.
“Anggaran sudah diajukan dalam APBD induk 2024, tetapi belum dapat,” kata Widnyana ditemui pada Selasa (15/10/2024).
Ia menjelaskan bahwa anggaran yang dibutuhkan sebenarnya tidak terlalu besar, yaitu sekitar Rp140 juta, karena tiang, mesin, dan peralatan lainnya masih dalam kondisi baik dan saat ini disimpan di kantor Dishub.
Hanya jaringan kabel bawah tanah yang terputus akibat proyek trotoar.
"Kalau mau TL yang seperti dulu, TL manual tidak perlu anggaran besar," jelas Widnyana.
Namun, jika pemerintah ingin TL tersebut terkoneksi dengan area traffic control system (ATCS), anggaran yang dibutuhkan akan lebih besar, sekitar Rp450 juta.
Meskipun demikian, hal ini dirasa kurang optimal karena dua TL lainnya di Kabupaten Bangli masih manual.
Tidak efektif jika hanya satu TL yang terhubung dengan ATCS.
Terlepas dari manual atau terkoneksi ATCS, Widnyana menegaskan bahwa keberadaan TL di simpang Gunaksa sangat penting. Tanpa TL, jalur dua arah tersebut rawan kecelakaan.
Beruntung, sejak TL tersebut dibongkar, pengendara yang biasa melintasi di jalur itu mulai memahami situasi, ditambah dengan kehadiran polisi yang mengatur lalu lintas pada jam-jam sibuk.
"Meski demikian, pemerintah tetap harus hadir untuk menekan risiko dan memberikan jaminan layanan kepada masyarakat," tegasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan