Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kematian Gung Balang dan Istri, Polisi Duga Ada Pengaruh Narkoba, Pastikan Nihil Pelaku Lain

I Gede Paramasutha • Kamis, 17 Oktober 2024 | 01:06 WIB
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan jelaskan soal kematian Gung Balang.  (Bali Express/I Gede Paramasutha)
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan jelaskan soal kematian Gung Balang. (Bali Express/I Gede Paramasutha)

BALIEXPRESS.ID - Misteri kematian Pentolan Ormas Anak Agung Ketut Ngurah Setyawan alias Gung Balang, 38, dengan luka tusuk pada dada dan istri Anak Agung Sri Agung, 38, dengan luka tusuk pada leher di dalam kamar mereka, semakin terang benderang.

Polda Bali memastikan tidak ada pelaku lain dalam kasus kematian Pentolan Ormas Gung Balang dan istri tersebut. Kepastian itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan pada Rabu (16/10).

"Sementara kesimpulannya memang tidak ada pelaku lainnya, jadi memang meninggal tidak wajar, tapi kondisi rumah pada saat itu terkunci dari dalam," tuturnya.

Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan hasil serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan oleh Penyidik yang dikumpulkan di TKP.

Sehingga menurut Jansen, spekulasi hanya menyisakan dua kemungkinan. Pertama, suami istri itu sama-sama mengakhiri hidup. 

Kedua, ada yang dibunuh lebih dulu, lalu satunya lagi mengakhiri hidup. Jadi, kemungkinan ada pertengkaran suami istri, sehingga dua-duanya jadi korban.

Lebih lanjut, mantan Kapolresta Denpasar itu menuturkan ditemukan ada barang bukti narkoba yang tak disebutkan jenisnya di kamar korban.

"Narkoba itu diduga digunakan (kedua korban, red) dan positif narkoba, barang ini salah satunya memungkinkan bisa menimbulkan semangat untuk melakukan hal-hal tadi," tandas mantan Kabid Humas Polda Kalimantan Barat ini.

Diberitakan sebelumnya, Gung Balang dan istrinya ditemukan tewas di dalam kamar rumah di Jalan Kebo Iwa Utara, Banjar Pagutan, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar, pada Senin (23/9).

Dari penuturan putra mereka berinisial AAKNS, malam sebelum kejadian, sang ayah dan ibu sempat ikut acara makan malam keluarga di rumah.

Anehnya, Gung Barang mengucapkan kalimat berucap ingin mati bersama istri. Pihak keluarga mengira itu hanya candaan dan diartikan sebagai pengungkapan rasa cinta sehidup semati.

Namun setelah pasangan suami istri itu masuk kamar. Mereka tak kunjung keluar lagi. Kamarnya terkunci dari dalam.

Setelah dibuka paksa, tak disangka, besoknya Gung Balang dan istri didapati sudah tewas bersimbah darah dalam posisi pelukan. Sang suami terdapat luka tusuk pada dada kiri.

Sedangkan sang istri luka tusuk pada leher kanan. Ditemukan juga pisau bergagang kayu di kamar mereka. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#kematian #narkoba #pelaku #Gung Balang #istri #ormas