Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WADUH! Kebakaran Rumah dan Warung di Denpasar Telan Kerugian Capai Miliaran Rupiah: Diduga Ini Penyebabnya

I Gede Paramasutha • Kamis, 17 Oktober 2024 | 01:03 WIB
LUDES: Bangunan rumah dan tempat usaha milik tiga KK di Denpasar yang ludes terbakar.
LUDES: Bangunan rumah dan tempat usaha milik tiga KK di Denpasar yang ludes terbakar.

BALIEXPRESS.ID - Rumah dan warung di Jalan Gatsu VI Banjar Taruna Sari, Kelurahan Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara, dilanda kebakaran pada Rabu (16/10).

Warga sekitar pun menjadi gempar karena besarnya kobaran api dan adanya suara ledakan dari lokasi tersebut.

Pantauan Bali Express Jawa Pos Grup, sejumlah mobil Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar telah berada di tempat kejadian perkara untuk menjinakan amukan si jago merah.

Wayan Saraswata yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan, kebakaran ini melanda tiga rumah dan sebuah warung.

Dua rumah di antaranya milik sang kakak Nengah Widana. "Dua rumah kakak, ada dua KK dengan total tujuh orang. Sementara di sebelahnya itu satu rumah satu KK dengan empat orang, termasuk tempat usaha jualan nasi campur," tuturnya.

Saat kejadian, rumah saudaranya yang ditinggali sejak 1985 itu sedang kosong. Mengingat, Widana memang setiap pagi biasa berada di rumah Saraswata yang jaraknya 150 meter dari TKP.

Sementara anggota keluarga lainnya sedang mempersiapkan persembahyangan untuk rahina Purnama esok harinya.

Kebakaran ini diketahui terjadi sekitar pukul 11.00 Wita dari istri Saraswata bernama Ni Kadek Gita Safarini.

"Saya tahu dari istri, kebetulan dia sedang di sebelah selatan TKP jarit celana," tambahnya.

 Terlihat ada api yang tiba-tiba membesar dan warga berbondong-bondong berusaha membantu.

Saraswata dan istrinya pun berupaya menyelamatkan barang-barang dari rumah sang kakak. Akan tetapi pintu sulit terbuka dan terdengar ledakan tabung gas.

"Kami sempat dilarang oleh warga untuk masuk ke rumah, karena takut terjadi apa-apa," tandasnya.

Pria paro baya itu dapat menyelamatkan sebuah sepeda motor dan membantu mengevakuasi sebuah mobil yang bagian belakangnya terbakar.

Warga juga langsung menghubungi pemadam. Saraswata menambahkan, barang yang hangus, dari rumah sang kakak berupa dua kulkas, kipas angin, tv, sepeda motor Cymco, serta berbagai berkas-berkas.

"Kebetulan keponakan mau berangkat ke kapal pesiar. Berkas itu yang mau diselamatkan sama istri saya," imbuhnya.

Ia memperkirakan kerugian yang diderita sang kakak saja mencapai ratusan juta rupiah.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Tirana menerangkan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.20.

Dalam kurun waktu tiga menit unit mobil pemadam dari pos Cokroaminoto dan sekitarnya bisa tiba, lalu disusul oleh unit lain dari semua pos. "Dari kami total mengerahkan enam unit mobil," terangnya.

Tirana juga menyebut diduga amukan si jago merah dipicu ledakan tabung gas.

Dia mengaku proses pemadaman berlangsung selama satu jam.

Tidak ada kendala yang ditemui pihaknya dan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya saja seluruh bangunan sudah ludes.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, para pemilik rumah dan warung usaha yang terdata adalah nenek bernama Katminah, 75. Muhammad Hadiri, 55. Selain itu Ni Kadek Gita Safarini, 40.

Ternyata ada juga warung Madura milik Jumaiyah yang terdamkak kebakaran.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, sumber api dan ledakan gas berasal dari rumah Katminah. Lalu menyambar ke rumah lainnya. Jadi diduga penyebabnya kebocoran tabung gas," bebernya.

Api cepat membesar karna banyak material yang mudah terbakar dan juga keadaan angin yang cukup kencang. Total kerugian ditaksir kirang lebih Rp 900 juta.

Editor : Nyoman Suarna
#kerugian #denpasar #warung #kebakaran #rumah #miliaran