Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kebakaran Melahap Rumah Taman di Nusa Penida Klungkung, Uang Tunai Rp40 Juta Hangus

I Made Mertawan • Jumat, 18 Oktober 2024 | 15:05 WIB
Rumah milik I Made Taman, Dusun, Bungkil Desa, Sekartaji, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung mengalami kebakaran Kamis (17/10/2024).
Rumah milik I Made Taman, Dusun, Bungkil Desa, Sekartaji, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung mengalami kebakaran Kamis (17/10/2024).

BALIEXPRESS.ID- Apes dialami I Made Taman,40. Rumah warga Dusun Bungkil, Desa Sekartaji, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali ini mengalami kebakaran pada Kamis (17/10/2024).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 Wita saat rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono menjelaskan bahwa saat terjadi kebakaran, Taman bersama keluarganya pergi sembahyang ke Pura Segara sekitar pukul 05.00 Wita.

Sebelum berangkat, ia sempat mengaturkan sesajen di tempat ibadah keluarga yang berada di dalam rumah.

Hal inilah diduga menjadi pemantik kebakaran karena Taman tidak mengambil dupa setelah sembahyang,

Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga bernama I Wayan Lijer, 94.

Tanpa sengaja, Lijer melihat kobaran api di atas atap rumah korban Taman.

Secara spontan, Lijer berteriak meminta bantuan warga sekitar, hingga si jago merah berusaha dipadamkan dengan alat seadanya.

Korban, yang mendapat informasi mengenai kebakaran rumahnya sekitar pukul 06.05, langsung pulang dari Pura Segara bersama keluarganya.

”Setiba di rumah, korban dan keluarga mendapati rumahnya sudah dalam keadaan terbakar sehingga korban bersama warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material yang diderita korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Selain bangunan rumah yang hangus terbakar, seluruh isi rumah juga tidak dapat diselamatkan, termasuk uang tunai sebesar Rp40 juta, perhiasan emas sekitar 15 gram, surat-surat berharga, serta barang-barang lainnya.

”Total kerugian kurang lebih ditafsir sekitar Rp200 juta. Korban tidak melaporkan kejadian tersebut karena korban merasa kejadian tersebut murni akibat musibah,” terang Agus Widiono. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #nusa penida #kebakaran