Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sebut Masalah Belum Selesai, Begini Kemarahan AWK di Depan Manajemen Finns Beach Club

Wiwin Meliana • Jumat, 18 Oktober 2024 | 15:25 WIB

Arya Wedakarna menggelar pertemuan dengan Manajemen Finns Beach Club
Arya Wedakarna menggelar pertemuan dengan Manajemen Finns Beach Club

BALIEXPRESS.ID-Anggota DPD RI Bali, Gusti Ngurah Arya Wedakarna turun langsung melakukan pertemuan dengan pihak Finns manajemen terkait masalah pesta kembang api yang viral beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu dihadiri juga oleh perwakilan PHDI Badung, Desa Adat Berawa, Banjar Adat Tegalgunjul, Desa Tibubeneng, Camat Kuta Utara, Polsek Kuta Utara, Polres Badung, perhimpunan pengusaha Bali dan pihak Finns manajemen pada Kamis (17/10/2024).

Baca Juga: Dukung Pilkada 2024 Tanpa Politik Uang: Wujudkan Kepemimpinan Bersih dan Amanah

Dalam pertemuan tersebut, tampak jelas kemarahan AWK di depan manajemen Finns lantaran menilai pesta kembang api yang dilakukan bersamaan dengan upacara agama Hindu sebagai bentuk pelecehan terhadap Umat Hindu dan kepada Ida Rsi sebagai pemuput upacara.

AWK mengingatkan bahwa atas kejadian ini, Finns Club menjadi sasaran kemarahan masyarakat.

“Saya sebagai putra Bali tidak pernah heran ada club begini-begini, it’s nothing,” jelas AWK dikutip melalui akun media sosialnya.

Baca Juga: Kebakaran Melahap Rumah Taman di Nusa Penida Klungkung, Uang Tunai Rp40 Juta Hangus

Lebih lanjut, AWK menyebut bahwa harga diri tempat usaha itu akan terwujud jika ada harmonisasi dengan masyarakat sekitarnya.

Pihaknya juga mengaku tidak takut dengan manusia-manusia berpangkat yang tidak tahu Dresta.

Bahkan setelah mendengar kronologis kejadian, kemarahan AWK pun semakin menjadi.

Dalam agama Hindu orang suci itu sangat dihormati, sebagai orang walaka tidak boleh menyentuhnya dengan sembarangan.

“Saya saja tidak boleh menyentuh secara sembarangan Ida Pedanda, kok ini malah dikasi kembang api,” tegas AWK.

Baca Juga: Drama di Pantai Pengasahan Bali: WNA Australia Hilang Saat Menolong Wisatawan, Pencarian Masih Berlanjut

Lebih lanjut, meski sebelumnya kedua belah pihak baik krama Adat Tegulgundul dan Finns Manajemen telah berdamai namun masalah ini belum selesai menurut AWK.

Pihaknya pun mengaku mengapresiasi pertemuan yang telah difasilitasi oleh Polsek Kuta Utara.

“Saya hargai pihak Polsek Kuta Utara ada usaha minta maaf, namun secara politik masalah ini belum selesai. Saya punya kewenangan sebagai anggota Dewan,” jelasnya.

“Saya tidak perlu lagi mendengar kronologis satu-satu, sekarang kita cari solusinya agar tidak terjadi lagi ke depan,” pungkasnya.

 

Editor : Wiwin Meliana
#arya wedakarna #pesta kembang api #finns beach club #marah