Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NGERI! Toko Bangunan Milik Mantan Pejabat di Bali Dibakar Adik Kandungnya Sendiri: Korban Juga Sempat Mau Dibakar

I Putu Suyatra • Senin, 21 Oktober 2024 | 21:13 WIB

TERBAKAR HEBAT: Toko Bangunan Wangun Sari milik mantan Kepala Dinas Pendidikan Buleleng terbakar gara-gara dibakar adiknya sendiri. (RadarBuleleng.id)
TERBAKAR HEBAT: Toko Bangunan Wangun Sari milik mantan Kepala Dinas Pendidikan Buleleng terbakar gara-gara dibakar adiknya sendiri. (RadarBuleleng.id)

BALIEXPRESS.ID - Sebuah kebakaran hebat mengguncang Toko Wangun Sari yang terletak di Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, pada Senin (21/10/2024) sekitar pukul 08.00 pagi.

Toko bangunan ini milik Made Sumawijana, seorang mantan Kepala Dinas Pendidikan Buleleng yang berusia 62 tahun.

Peristiwa yang mengejutkan ini bermula saat Putu Suma Widiasa, 52, adik kandung Made, datang ke toko dengan membawa dua botol bensin.

Setelah bertanya kepada karyawan, Gede Suarsana, 48, apakah toko sudah buka, Suma Widiasa pergi meninggalkan lokasi.

Namun, ia kembali tak lama setelah Made tiba untuk membuka toko.

Dalam tindakan yang menggemparkan, Putu Suma menyiramkan bensin ke dalam toko dan menyalakan api tanpa ampun.

Api dengan cepat menyebar, memaksa Made untuk melarikan diri dan mencari pelaku.

Namun, pelaku tidak berhenti di situ; dia juga berusaha menyiramkan sisa bensin ke arah Made, berupaya untuk membakar kakaknya.

Dalam ketegangan yang mencekam, Made berhasil melarikan diri dan segera menghubungi dinas pemadam kebakaran.

Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana, yang memberikan informasi terkini tentang insiden ini, mengonfirmasi bahwa polisi telah menangkap pelaku di lokasi kejadian.

Tiga orang saksi, termasuk karyawan dan buruh toko, telah diperiksa untuk membantu proses penyelidikan.

“Pelaku sudah kami amankan di polsek. Sekarang masih dalam pemeriksaan,” ungkap Budayana.

Namun, saat ditanya mengenai motif di balik tindakan nekat Suma Widiasa, Budayana menyatakan bahwa pihaknya belum dapat mengungkapkannya.

“Pelaku masih dalam pemeriksaan intensif, termasuk pemeriksaan kejiwaan. Nanti lebih lanjut akan kami sampaikan hasilnya,” tambahnya.

Apa sebenarnya yang memicu tindakan ekstrem ini? Penyelidikan masih terus dilakukan, dan masyarakat menunggu kabar lebih lanjut tentang motivasi di balik kebakaran ini.

Stay tuned untuk perkembangan berikutnya! ***

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #toko bangunan #kebakaran #buleleng