Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Dugaan Intimidasi Siswa Tak Ikut Study Tour SMA di Bali; Keluarga Siswa Mengadu ke AWK

Wiwin Meliana • Rabu, 30 Oktober 2024 | 16:59 WIB

Seorang keluarga siswa mengadu ke AWK terkait dugaan intimidasi terhadap siswa yang tidak ikut study tour
Seorang keluarga siswa mengadu ke AWK terkait dugaan intimidasi terhadap siswa yang tidak ikut study tour

BALIEXPRESS.ID-Viral di media sosial curhatan keluarga siswa terkait dugaan intimidasi siswa yang tidak mengikuti study tour di salah satu SMA di Negara, Bali.

Seorang warganet yang mengaku sebagai kakak dari siswa yang tidak mengikuti acara study tour itu pun mengadu kepada anggota DPD RI, Arya Wedakarna.

Baca Juga: Kronologi Bocah 4 Tahun Disiksa Sampai Patah Tulang di Badung, Pelaku Ternyata Ayah Tiri dan Ibu

Dalam aduannya, sang kakak menceritakan bahwa perlakuan dugaan intimidasi oknum guru di sekolah sang adik kepada siswa yang tidak mengikuti study tour.

Warganet tersebut menyebut bahwa sang adik kini duduk di kelas 11 SMA N 1 Negara.

Ia menyebut bahwa pihak sekolah mengadakan program study tour ke Jawa Timur dengan biaya sekitar Rp 3,3 juta.

Pihak sekolah pun menyebut bahwa program tersebut tidak wajib.

Meski merupakan program tidak wajib, namun warganet itu menduga ada pemaksaan terselubung dari oknum guru.

Baca Juga: Pasca Pesta Kembang Api Viral, Papan Jalur Upacara Umat Hindu Dipasang di Pantai Berawa

“Tempo hari waka kesiswaan mengunjungi kelas satu per satu bahkan ada yang disuruh menelfon orang tuanya secara langsung karena alasan anak tersebut tidak ikut karena ijin orang tua,” tulis aduan kepada AWK dikutip pada Rabu (30/10/2024).

Bahkan yang membuat kaget, salah satu siswa tidak ikut study tour karena alasan meotonan.

Namun oknum guru disebut meminta agar acara meoton diundur tahun depan.

Keluarga siswa tersebut mengaku resah jika oknum guru harus datang menyambangi kelas satu per satu untuk menanyakan alasan tidak ikut study tour.

“Sangat mengganggu psikologis murid-murid, jika memang tidak wajib kenapa sampai agak memaksa seperti ini. Guru-guru harusnya fokus mengajar, jika memang ada program study tour, biarkan murid yang memilih,” tulis curhatan keluarga siswa tersebut.

Sontak saja unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan warganet di media sosial.

Baca Juga: KEJAM! Bocah 4 Tahun di Badung Disiksa Dua Orang Dewasa Sampai Patah Tulang dan Badan Penuh Luka

“Kalao banyak yang ga setuju karena berbagai factor mending pemerintah bisa langsung menghapuskan study tour itu, terutama factor ekonomi sih, karena gak semua ortu selalu ada uang,” tulis akun @virnie_elysia23.

“Janga nada lagi study tour di sekolah,” tulis akun @agung_heriawan_72.

“Ini sama kaya yang adik saya alami di Singaraja. Tapi saya lawan dia debat, omongan dengan para murid di sekolah beda denga napa yang dibicarakan ke saya,” tulis akun @agus_cgt.

 

Editor : Wiwin Meliana
#intimidasi #study tour #AWK #siswa #curhatan #negara