Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Begini Kesaksian Warga saat Pria di Bali Bakar Rumah Teman, Sempat Terdengar Ledakan

I Gede Paramasutha • Jumat, 1 November 2024 | 20:23 WIB
Rumah glamping milik Putu Sudana di Badung ludes akibat dibakar pelaku Putu Pasek. (Bali Express/Humas Polres Badung)
Rumah glamping milik Putu Sudana di Badung ludes akibat dibakar pelaku Putu Pasek. (Bali Express/Humas Polres Badung)

BALIEXPRESS.ID - Pria bernama Putu Pasek Pranatha, 34, bakar rumah glamping milik teman, di Banjar Delod Pempatan, Desa Lukluk, Mengwi, Badung, Bali, pada Selasa (29/10), dini hari. Insiden itu membuat kaget warga sekitar.

Sebelum beraksi, pria yang berstatus residivis ini lebih dulu mabuk minuman arak di rumah teman di Banjar Tengah, Lukluk, sekitar pukul 03.20 WITA. Kemudian menuju ke rumah temannya yang difungsikan sebagai glamping du tempat kejadian perkara (TKP).

Sesampainya di sana pria itu masuk dengan memanjat tembok, lalu membakar atap rumah yang terbuat dari alang-alang, hingga merembet dan membesar. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga bernama I Wayan Turun, 76.

"Rumah saksi berada tepat di sebelah TKP," ujar Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma, Jumat (1/11). Lantaran, kala itu Wayan Turun mendengar suara ledakan.

Sehingga, dia langsung keluar rumah dan melihat glamping milik korban Putu Sudana sudah terbakar dan apinya cukup besar.

Tapi, pelaku yang membakar sudah tidak terlihat. Saksi yang tidak memiliki nomor kontak Putu Sudana, lantas menyuruh anaknya untuk menghubungi korban yang sedang berada di rumah Jalan Lukluk, Darmasaba. 

Warga sekitar juga membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Tak berselang lama, korban tiba.

Didapati rumah glamping dan garase miliknya, berikut barang-barang di dalamnya ludes.

"Barang yang terbakar berupa satu unit AC 2PK, dua buah kasur ukuran 1x2 meter dan satu unit exhaust fan ukuran 40x40 cm," beber Sukarma.

Kejadian ini mengakibatkan Sudana alami kerugian Rp 50 juta.

Sehingga, dia segera melapor ke Polsek Mengwi.

Tak butuh waktu lama, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mengwi berhasil meringkus pelaku.

Saat Pasek ditangkap saat sedang berada di sebuah warung kawasan Denpasar, pada Rabu (30/10).

Saat diinterogasi, Pasek mengakui perbuatannya.

Motifnya karena sakit hati merasa tersisihkan oleh teman-temannya, dan tidak diperhatikan lagi oleh korban. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#bali #bakar #pria #teman #rumah