BALIEXPRESS.ID-Warga Buleleng menyampaikan harapan besar mereka kepada pasangan calon gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, dan calon wakil gubernur Putu Agus Suradnyana, agar segera mewujudkan pembangunan bandara di daerah mereka.
Harapan ini diungkapkan saat pasangan Mulia PAS melakukan kampanye di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Baca Juga: Begini Kesaksian Warga saat Pria di Bali Bakar Rumah Teman, Sempat Terdengar Ledakan
Salah satu warga, I Gusti Made Dana, yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Gerindra dalam Pemilu 2024, menegaskan keyakinannya terhadap pasangan ini.
Meskipun gagal meraih kursi dengan hanya mendapatkan 1.747 suara, Gusti Dana tetap optimis bahwa pembangunan bandara akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Buleleng.
“Meski saya kalah di Pileg, saya merasa menang kalau bandara benar-benar diwujudkan di Buleleng,” ucap Gusti Dana, disambut tepuk tangan meriah dari warga lainnya.
Baca Juga: Dramatis! Jasad Putra Drummer Matta Band Ditemukan Usai Orang Tua datang ke Pantai Kelingking
Ia menyoroti ketidakadilan dan ketidakmerataan dalam pembangunan di Bali, di mana Buleleng dinilai tertinggal meski telah melakukan berbagai upaya untuk menarik wisatawan.
Dana meyakini bahwa keberadaan bandara dapat meningkatkan perekonomian daerah secara signifikan.
“Buleleng yang tadinya tersingkir, secara ekonomi bisa meningkat. Saya selama masih bisa bernafas, akan tetap berjuang,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan keprihatinan terhadap perkembangan seni dan budaya di Buleleng yang terhambat, karena banyak pemuda yang merantau ke Denpasar dan Badung.
Baca Juga: Pria Bakar Rumah Teman di Bali Ternyata Residivis Perusakan Mobil, Kini Terancam 12 Tahun Penjara
“Akhirnya tidak ada yang memperhatikan Buleleng, karena sibuk bekerja. Kami ingin ada gubernur yang benar-benar ingin mengubah Buleleng demi kemajuan Buleleng,” tambahnya.
Pernyataan Gusti Dana mencerminkan harapan warga Buleleng akan masa depan yang lebih baik dan lebih seimbang dalam pembangunan, serta penekanan pada pentingnya perhatian pemerintah terhadap daerah yang selama ini kurang mendapatkan sorotan.
Editor : Wiwin Meliana