Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bahu Jalan Penghubung Sribatu-Malet Gusti di Bangli Ambles, Police Line Dipasang untuk Keselamatan

I Made Mertawan • Sabtu, 2 November 2024 | 14:43 WIB
Bahu Jalan Banjar Sribatu-Malet Gusti ambles dipasangi police line pada Kamis (31/10/2024).
Bahu Jalan Banjar Sribatu-Malet Gusti ambles dipasangi police line pada Kamis (31/10/2024).

BALIEXPRESS.ID- Bahu jalan di jalur penghubung Banjar Sribatu dan Banjar Malet Gusti, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Bangli, ambles pada Kamis (31/10/2024).

Camat Susut I Dewa Putu Apriyanta menyatakan bahwa panjang bahu jalan yang ambles sekitar 1,5 meter dengan ketinggian sekitar 4 meter.

Meskipun terjadi kerusakan, kendaraan masih bisa melintasi jalur tersebut.

Polisi telah memasang police line (garis polisi) sebagai tanda agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

Menurut Dewa Apriyanta, jalur ini menjadi akses utama masyarakat menuju Banjar Malet Gusti setelah jalan utama antara Banjar Malet Gede dan Banjar Malet Gusti rusak beberapa bulan lalu.

Pasca-kejadian, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangli juga telah meninjau lokasi tersebut.

Rencananya, penanganan akan dilakukan dengan pembuatan senderan sepanjang sekitar 5 meter dengan ketinggian 4 meter.

“Dinas PU sudah langsung cek, sudah diukur,” ujar Dewa Apriyanta pada Jumat (1/11/2024).

Ia memastikan jalan ambles itu akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPerkim Kabupaten Bangli Dewa Widnyana Maya membenarkan bahwa timnya telah turun ke lokasi untuk mengecek kondisi bahu jalan yang ambles.

Jika penanganan tidak membutuhkan anggaran besar, perbaikan akan menggunakan dana dari kegiatan rutin. “Hasil turun masih dianalisa,” kata Dewa Maya.

Pjs Bupati Bangli I Made Rentin mengatakan bahwa berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG, Bali akan memasuki musim hujan pada awal November.

Namun, hujan telah mengguyur beberapa wilayah di Bangli sejak akhir Oktober.

Menyikapi hal ini, ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.  

“Bencana boleh saja terjadi, tetapi yang terpenting adalah menyelamatkan jiwa manusia, kan astungkara,” ujar Rentin. (*) 

 

Editor : I Made Mertawan
#jalan ambles #bangli