BALIEXPRESS.ID - Debat terbuka kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Karangasem menjadi kesempatan calon pemimpin Karangasem untuk memaparkan programnya.
Pasangan I Gusti Putu Parwata dan Pandu Prapanca Lagosa pun melakukan hal serupa untuk meyakinkan masyarakat Gumi Lahar.
Persoalan digitalisasi menjadi salah satu sub tema dalam debat terbuka kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Karangasem yang mengusung tema "Memberikan Pelayanan dan Penyelesaian Persoalan Daerah Karangasem" pada Minggu (3/11).
Paslon nomor urut 3 itu pun memaparkan programnya terkait dengan hal tersebut.
Jika nantinya paslon dengan nama panggung Paket GP itu dipercaya masyarakat Gumi Lahar memimpin lima tahun kedepan, maka sistem digitalisasi akan diterapkan ke seluruh pelayanan publik.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Karangasem ke masyarakat.
Baca Juga: Ternyata Ini Sebutan dan Tugas Seorang Pemangku
Pelayanan dengan basis digitalisasi dianggap bisa mempercepat dan lebih efesien pelayanan. Sehingga terjadi transparansi dalam pemerintahan.
"Pelayanan rumah sakit akan kami terapkan sistem digitalisasi, termasuk hotel dan restoran, serta sektor galian C," ungkap Gus Par.
Dengan pelayanan berbasis digital ini, diyakini akan bisa menekan tingkat kebocoran. Utamanya dari sektor galian C yang menjadi penyumbang PAD terbanyak Kabupaten Karangasem.
Baca Juga: Tetangga Terganggu Musik Keras Hingga Dini Hari, Polsek Kuta Utara Datangi Penghuni Villa
"Kami yakini pelayanan berbasis digital jauh lebih murah dan efektif dalam menekan kebocoran," tandas Gus Par.
Dalam debat kedua ini, Paslon nomor urut 3 itu tampil jauh lebih tenang dibandingkan sebelumnya. Pertanyaan maupun tanggapan bisa dilontarkan lebih baik dibanding debat pertama. (dir)
Editor : Wiwin Meliana