Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Suardana Berikan Tanggapan Atas Pernyataan Filolog Sugi Lanus Soal "The New Singapore" atau "The New Hong Kong"

I Putu Mardika • Rabu, 6 November 2024 | 02:19 WIB

Gede Suardana, Calon Wakil Bupati Buleleng
Gede Suardana, Calon Wakil Bupati Buleleng
BALI EXPRESS.ID - Istilah "The New Singapore" atau "The New Hong Kong" kian santer didiskusikan. Setelah pernyataan dari Filolog Sugi Lanus yang memberikan kritik terhadap pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, kini giliran Calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Suardana yang memberikan jawaban atas kritik tersebut.

Dalam sebuah surat terbuka yang disampaikan Suardana tertulis bahwa pernyataan Presiden Prabowo soal Bali menjadi The New Singapore atau The New Hong Kong agar dapat dipahami kembali konteksnya.

Menurut Suardana, penting kiranya mendengar ulang pernyataan yang disampaikan Presiden Prabowo agar tidak salah dalam memahami teks dan konteksnya.

Pernyataan itu merujuk pada mimpi besar untuk membangun Bandara Bali Utara yang modern seperti bandara sekelas Bandara Singapura atau Hongkong.

"Presiden tidak menyampaikan menjadikan Bali atau mengubah Bali menjadi "The New Hongkong" atau "The New Singapore". Statemen itu dalam konteks membangun bandara yang modern, bersih, dan kualitas pelayanan terbaik, bisa bli Sugi Lanus simak dengan cermat di VT tiktok saya @gdesuardana__ sbb: https://vt.tiktok.com/ZSjrxEe7E/ ," tulis Suardana dalam surat terbuka yang diterima Bali Express (Jawa Pos Grup), Selasa (5/11) sore.

Suardana juga menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan yang sama menyatakan komitmennya dan mengajak masyarakat Bali tetap menjaga adat dan Budaya Bali. Bali lebih dikenal dunia dari pada Indonesia. Bali adalah pintu gerbang nusantara.

Bali memiliki kekayaan dan keunikan adat dan Budayanya, kekuataan sumber daya manusianya merupakan aset yang harus dirawat dan dijaga bersama-sama oleh rakyat Bali dan Indonesia.

"Hal ini menunjukkan komitmen Presiden menjaga Budaya Bali. Bli Sugi Lanus bisa juga simak statemen Presiden Prabowo di VT tiktok saya @gdesuardana__ sbb: https://vt.tiktok.com/ZSjrxm3xU/ ," lanjut dia.

Bali memiliki adat dan budaya yang menjadi aset Bangsa Indonesia. Bali juga harus terus bergerak MAJU.

Berkembang mengikuti gerak perkembangan teknologi dan jaman dengan tetap memegang kuat akar budaya Bali. Bali tetap menjadi dirinya sendiri tanpa mengubah jati diri meniru atau menjadi seperti negara lain.

Poin terakhir, Suardana menyatakan, Bali tetap memegang teguh prinsip "Pariwisata Budaya" di masa depan.

Desain Bali sebagai daerah pariwisata yang tetap dan terus merawat adat dan budayanya. Filosofi kultural Tri Hita Karana dan sebagainya diimplementasikan untuk menjaga Bali.

Generasi muda Bali memiliki komitmen kuat untuk mengimplementasikan filosofi adi luhung itu dengan tindakan nyata dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana namun berdampak besar dan positif di masa mendatang.

Bali memiliki akar adat dan budaya yang kuat, di masa depan, Bali memiliki budaya kuat menjaga kebersihan dan kelestarian alam dan lingkungannya.

"Jika Bli Sugi Lanus akan menggelar diskusi tentang hal ini, tyang sebagai generasi muda dengan kerendahan hati bersedia untuk berdiskusi secara terbuka," tulis Gede Suardana mengakhiri surat terbuka tersebut. (dhi)

Editor : I Putu Mardika
#Singapore #Prabowo Subianto #hong kong #presiden