BALIEXPRESS.ID - Sebuah video mesum diduga dilakukan di Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, viral di media sosial.
Penggalan video tersebut pun menunjukkan aksi bergelut mesra oleh dua sejoli yang di sekitaran batu besar pantai tersebut.
Aksi yang terekam tersebut pun membuat heran lantaran tidak sepantasnya dilakukan di tempat umum.
Apalagi jika pelakunya masih berusia di bawah umur.
Dari video yang beredar pasangan yang diduga masih remaja ini terlihat menggunakan baju berwarna putih.
Salah satu video menunjukkan sang laki-laki membuka dan menutup celana pasangannya.
Baca Juga: Dapur Restoran di Sanur Kebakaran, Satu Karyawan Jadi Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Aksi keduanya sempat terhenti saat ada sepasang wisatawan asing melewati tempat mereka.
Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta, saat dikonfirmasi Jumat (8/11), mengatakan lokasi video yang beredar di media sosial memang terlihat persis Pantai Padang-padang.
Namun ia tidak berani memastikan dua remaja itu mesum di Pantai tersebut.
Baca Juga: Paslon ABDI Adopsi Model Singapura untuk Atasi Tantangan Urban di Denpasar
“Kalau dari lokasinya sepertinya sebelah utara di Pantai Padang-padang, terlihat dari jenis batu dan tata letak. Tapi belum bisa dipastikan, karena di Bali ini banyak pantai yang karakteristik seperti itu,” ujar Sumerta.
Pihaknya juga mengaku tidak mengenali kedua remaja tersebut. Ia meyakini keduanya bukan merupakan warga Pecatu.
“Kalau saya tau pasti saya tidak izinkan seperti itu,” ucapnya.
Sumerta pun menyarankan, jika belum menikah keduanya pun diminta untuk menikah.
Bahkan ia melarang untuk melakukan aksi tersebut di aera umum.
“Kalau memang cukup umur, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang perempuan usia minimal 19 dan 20 yang laki-laki saya kira layak melakukan perkawinan. Jangan di tempat seperti itu. Mohon doa restu kepada orang tua, cepat lakukan pernikahan,” jelasnya.
Ia juga berharap kepada khalayak luas agar tidak melakukan aksi tidak senonoh itu di tempat umum. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga