Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Buruh Proyek Ngamuk Bawa Pisau Kejar Teman-Teman di Badung, Berujung Dilawan dan Dibacok

I Gede Paramasutha • Jumat, 15 November 2024 | 19:40 WIB
Pelaku pembacokan Agus Jumaidi dapat diamankan di Jawa Timur. (Bali Express/Istimewa)
Pelaku pembacokan Agus Jumaidi dapat diamankan di Jawa Timur. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Insiden berdarah terjadi di sebuah proyek hotel, Jalan Cendrawasih, Banjar Batu Belig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.

Buruh proyek beradu senjata tajam jenis pisau, hingga ada yang dibacok. Korban yang dibacok bernama Fernan Bima Pratama, 28.

Usut punya usut, buruh proyek inilah yang justru memicu kejadian tragis tersebut. Lantaran, mengamuk dan diduga hendak melukai temannya dengan pisau.

Maka dari itu, pria asal Malang, Jawa Timur ini dilawan dan berujung dibacok oleh pelaku bernama Agus Jumadi, 50.

Kapolsek Kuta Utara AKP Yusuf Dwi Admodjo menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Selasa 29 Oktober 2024 12.30 WITA.

Awalnya, korban disebut mengamuk dan mengejar beberapa buruh proyek sambil membawa pisau.

"Korban saat itu diduga dalam kondisi mabuk," ujar Yusuf, Jumat 15 November 2024.

Lalu, Fernan melempar Agus Jumadi menggunakan batu.

Pelaku yang dilempari pun menanyakan maksud korban, hingga mereka cekcok.

Berikutnya, Fernan berbalik dan mengejar buruh lainnya lagi.

Sementara, pelaku balik badan dengan maksud masuk ke kantor.

Ketika berbalik badan, dia mendapati ada pisau yang tertancap di tanah, bekas tempat genset.

Maka, Agus mengambil senjata itu dan sembunyi di dalam kantor.

Ternyata di sana sudah ada saksi inisial R yang juga sembunyi dari amukan korban.

Beberapa saat kemudian Fernan datang mendobrak pintu dan kembali menyerang Agus dengan pisau yang dibawanya. 

"Pelaku awalnya tidak melawan dan hanya menghindar," tambahnya.

Karena terus diserang, akhirnya dia melawan dengan membacokan pisau yang sebelumnya ditemukan ke arah lengan kiri Fernan.

Mendapat perlawanan, maka korban berusaha lari dan berbalik badan.

Ketika berbalik tersangka kembali membacokan pisau, hingga mengenai punggung Fernan.

Korban, lantas mengambil sekop dan mengejar tersangka.

Namun, pada akhirnya korban pun terjatuh. Akibat kejadian itu dia mengalami luka terbuka pada paha kanan dan kiri.

Selain itu, luka terbuka pada punggung sebelah kanan, pada tangan kiri mengalami luka terbuka, serta patah tulangm

Selanjutnya, dia dibawa ke rumah sakit dan kejadian ini dilaporkan ke Polsek Kuta Utara.

Kapolsek Kuta Utara lantas memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP Made Mangku Bunciana untuk melakukan cek TKP dan pengumpulan bahan keterangan.

Hasilnya, diperoleh informasi bahwa pelaku bernama Agus Jumadi sudah pergi ke Jawa Timur.

Maka, polisi melakukan pengejaran ke kawasan itu.

Sampai akhirnya, pelaku diamankan di di rumahnya di Dusun Gedang Sewu, Kelurahan Kedong Rejo, Kecamatan Pakis, Malang pada Senin, 11 November 2024 sekitar jam 22.00 Wita.

Dia kini sudah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan berat. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#pisau #buruh proyek #dibacok #badung