BALIEXPRESS.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin Badung) telah menggelar Dialog Ekonomi bersama para Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Jumat (25/11).
Dalam kesempatan tersebut Kadin Badung menaruh harapan besar kepada Paslon yang terpilih untuk mengembangkan dan mensejahterakan pelaku UMKM.
Tentunya pelaku UMKM yang ada di Gumi Keris yang diharapkan mendapatkan perhatian bukan hanya saat Pilkada.
Baca Juga: Gratis Powerpack Charger, Segera Booking Sepeda Motor Listrik Honda Terbaru
Ketua Kadin Badung Putu Gede Putra Adnyana menyatakan, kepada para Paslon yang nantinya akan terpilih diharapkan selalu melibatkan UMKM Badung.
Utamanya dapat ditingkatan, seperti usaha mikro menjadi usaha kecil, kemudian meningkat menjadi menengah sampai besar.
“Ada perusahaan mikro, kecil, menengah, yang kecil-kecil ini lah yang perlu pendampingan oleh pemerintah. Nah itu lah perlu pendampingan, coaching, training dan sebagainya,” ujar Putra Adnyana.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Jepang: Kevin Diks Debut, Sandy Walsh Cadangan, Ramadhan Sananta Dicoret
Ia pun menyampaikan, UMKM sejatinya menjadi anak dari pemerintah.
Sehingga saat nantinya terpilih diharapkan Bupati dan Wakil Bupati lebih memperhatikan UMKM.
Sehingga setiap kesempatan jika ada peluang UMKM Badung dapat ikut serta.
Baca Juga: Secara Kekeluargaan, Ketua DPRD Badung Minta Permasalahan Pekerja Angkasa Pura Diselesaikan
“Mohon dengan sangat dibantu UMKM, besarkan mereka, ini adalah saudara kita, jadi beri kesempatan. Sehingga kedepannya kami bisa tumbuh dan berkembang bersama. Pemerintah mendapatkan pajak dari teman-teman, sehingga kembalikan kepada mereka beberapa persen untuk melindungi mereka,” paparnya.
Putra Adnyana juga mengingatkan agar calon terpilih tidak hanya melibatkan UMKM saat masa Pilkada saja.
Namun perlu kembali dilibatkan saat nantinya terpilih dan menjabat di Badung.
“UMKM ini ingin naik kelas, dari yang mikro ingin menjadi udaha kecil, dari yang kecil menjadi menengah. Tentunya yang sudah menengah ingin menjadi besar,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Bupati Badung, I Ketut Suiasa menyampaikan, para pelaku usaha merupakan pilar pembangunan.
Melalui dialog teraebur para pelaku usaha juga ingin mengetahui sejauh mana visi-misi serta program strategis para paslon.
“Dialog ini juga sebagai modal dasar untuk mengukur atau sebagai parameter penilaian bagi para pelaku usaha. Dan juga sebagai momentum penting bagi para Paslon karena bisa bertemu langsung, mendengarkan harapan, saran dan pendapat dari para pelaku usaha,” paparnya.
Suiasa menambahkan, siapapun yang nantinya terpilih dapat memenuhi harapa para pelaku usaha.
“Dari para pelaku usaha, dan dialog ini juga sebagai tonggak awal untuk membangun kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku usaha di Badung,” terangnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga