Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rawan Kejahatan, AWK Dukung Pembangunan Tembok dan CCTV di Taman Pancing Denpasar

Wiwin Meliana • Sabtu, 16 November 2024 | 15:27 WIB

Taman Pancing Denpasar akan diberi tembok pembatas
Taman Pancing Denpasar akan diberi tembok pembatas

BALIEXPRESS.ID-Anggota DPD RI, Arya Wedakarna mengaku mendukung rencana pemerintah Kota Denpasar untuk membangun tembok di bantaran sungai Taman Pancing.

Hal ini menyusul maraknya aksi kejahatan yang terjadi di Kawasan tersebut.

Dukungan itu disampaikan AWK melalui akum media sosial Instagramnya.

Baca Juga: Hadir di SUBGK, Ole Romeny Jadi Sorotan, Rafael Struick Sebut Kehadirannya Bisa Jadi Amunisi Baru untuk Timnas Indonesia

Selain pemagaran, pihaknya juga mendukung dilakukan pemasangan kamera CCTV dibeberapa titik yang dianggap rawan.

“DPD RI Dr Arya Wedakarna mendukung pemagaran dan cctv Taman Pancing,” tulis AWK dikutip pada Sabtu (16/11/2024).

Lebih lanjut, AWK pun mengaku telah merapatkan rencana tersebut dengan Kementrian PUPR di Jakarta.

“Segera rapat teknis diadakan DPD RI,” tulisnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Denpasar berencana membangun tembok pembatas di sepanjang bantaran sungai di kawasan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar, Bali, menyusul maraknya aksi kejahatan yang terjadi di area tersebut, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Erick Thohir Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Kalah Telak atas Jepang, Siap Mundur jika…  

 Rencana tersebut muncul setelah terjadinya insiden pembunuhan seorang juru parkir, I Komang Agus Asmara, yang tewas dengan luka gorok di leher pada Kamis (7/11/2024).

Peristiwa tragis tersebut melibatkan Agus Sugianto, seorang tukang roti, yang membunuh Asmara karena masalah judi online.

Pembunuhan ini terjadi di bantaran sungai Taman Pancing, yang dikenal sebagai lokasi rawan tindak kriminal.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian tersebut, pihaknya sudah menggelar rapat di Kantor Desa Pemogan untuk membahas masalah keamanan di kawasan itu.

Dalam rapat tersebut, dibahas langkah-langkah untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di bantaran sungai.

Sebagai tindak lanjut, petugas Satpol PP, bersama Pecalang, TNI, dan Polri, melakukan patroli harian di area tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir Ancam Mundur Usai Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Jepang, Apa Alasannya?

"Nantinya, kami juga akan membangun tembok pembatas di sisi barat dan timur bantaran sungai. Tujuannya agar akses masuk ke kawasan taman pancing bisa dipersempit dan lebih mudah diawasi," kata Nendra.

 Ia menjelaskan bahwa tembok pembatas ini diharapkan bisa mengurangi potensi kejahatan dengan membatasi akses ke daerah rawan.

Ke depannya, hanya beberapa titik akses ke bantaran sungai yang akan dibuka, sehingga kawasan ini dapat lebih mudah dikontrol oleh petugas keamanan.

Pembangunan tembok ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman bagi warga sekitar serta mengurangi tindak kriminal yang sering terjadi di lokasi tersebut, terutama pada malam hari.

 

Editor : Wiwin Meliana
#cctv #rawan kejahatan #AWK #tembok #taman pancing