Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terseret Arus Pantai Pandawa, Pemuda Probolinggo Ditemukan Tewas Terdampar di Hari Ketiga

I Gede Paramasutha • Senin, 18 November 2024 | 13:59 WIB
Tim SAR mengevakuasi jenazah Ansori yang terdampar di hari ketiga setelah terseret arus. (Bali Express/Basarnas Bali)
Tim SAR mengevakuasi jenazah Ansori yang terdampar di hari ketiga setelah terseret arus. (Bali Express/Basarnas Bali)

BALIEXPRESS.ID - Hari ketiga operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan terhadap pemuda bernama Ansori, 22, membuahkan hasil, Senin 18 November 2024. 

Nahas, pemuda yang sebelumnya terseret arus Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung itu didapati sudah dalam keadaan tewas.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya, pemuda malang itu ditemukan di Pantai Pandawa juga sekitar pukul 04.30 WITA.

Pihaknya menerima informasi mengenai adanya sesosok tubuh laki-laki yang terdampar. 

"Posisinya terdampar di pantai sekitar 100 meter arah timur dari lokasi korban terseret arus," tandasnya.

Sehingga, empat orang personel Basarnas Bali segera menuju lokasi penemuan.

Berikutnya, jenazah pemuda asal Desa Recep, Probolinggo, Jawa Timur itu dievakuasi sekitar pukul 05.45 WITA.

Jenazah dibawa menuju RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulance layanan kesehatan Pantai Pandawa. 

Sebelumnya diberitakan, nasib tragis menimpa Ansori, 22, di Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung, pada Sabtu 16 November 2024.

Pemuda tersebut terseret arus perairan Pantai Pandawa saat sedang mancing sekitar pukul 07.00 WITA. Maka, Tim SAR gabungan lantas melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan yang terlibat yaitu, Basarnas Bali, Polair Polda Bali, Polairud Polresta Denpasar, Balawista, Linmas Pantai Pandawa, Arjuna Rescue 115, Bali Ranger Comunity.

Selain itu, Babhinsa Desa Kutuh, Sekuriti Pantai Pandawa, layanan kesehatan Pantai Pandawa, keluarga korban dan masyarakat setempat.

Petugas menyisir perairan dengan dua unit rubber boat milik Balawista dan unit Rigit Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas Bali.

Ada juga yang menyisir bibir pantai sejauh 500 meter ke arah timur dari Pantai Pandawa.

Penyisiran laut dari Pos Balawista Pantai Pandawa sampai Pantai Pura Gunung Payung, serta dari Pos Balawista Pantai Mengiat, Nusa Dua hingga Pantai Pandawa, belum membuahkan hasil hari itu.

Begitupula pencarian hai kedua, juga nihil hasil. Hingga esoknya, korban baru ditemukan. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#terseret arus #tewas #Pantai pandawa #pemuda