Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Paslon Ambara-Adi Komitmen Turunkan Stunting di Denpasar

Rika Riyanti • Senin, 18 November 2024 | 14:56 WIB

Ketua Tim Pemenangan ABDI Kota Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, didampingi Sekretaris Tim Pemenangan ABDI Kota Denpasar Putu Suma Gita, Jumat (8/11)
Ketua Tim Pemenangan ABDI Kota Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, didampingi Sekretaris Tim Pemenangan ABDI Kota Denpasar Putu Suma Gita, Jumat (8/11)

BALIEXPRESS.ID - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra dan I Nengah Yasa Adi Susanto (Ambara-Adi), menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting di Kota Denpasar.

Melalui program yang sejalan dengan visi nasional Prabowo-Gibran, mereka berencana menyediakan makanan bergizi untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Langkah ini diharapkan mendukung terciptanya generasi emas Indonesia.

Baca Juga: Paslon ABDI Gelar Bersih-Bersih di Pura Sakenan, Usung Konsep Ngayah

"Stunting itu kenapa berbeda hasil surveinya dengan nasional, karena stunting yang kita lakukan di Kota Denpasar menitikberatkan hasil penimbangan bayi-bayi di Posyandu. Realitanya, tidak semua bayi, itu bisa ditimbang secara merata di Posyandu, karena kita jarang ke Posyandu.

Sedangkan survei kesehatan nasional, hampir merata di Indonesia, baik ibu dan anak. Termasuk untuk mengentaskan stunting ini," ujar Ketua Tim Pemenangan ABDI Kota Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, didampingi Sekretaris Tim Pemenangan ABDI Kota Denpasar Putu Suma Gita, Jumat (8/11).

Lebih lanjut, Tim ABDI akan berupaya mengentaskan stunting di  Kota Denpasar dengan memberikan makanan sehat dan bergizi kepada Ibu hamil, Ibu menyusui, dan anak-anak.

Baca Juga: Wayan Koster Beri Solusi Berkelanjutan; Pertanyaan Kritis Milenial dan Gen Z Buleleng

"Maka kita akan bersinergi dengan pemerintah pusat, di mana kewajiban pemerintah itu untuk mengakomodir kepentingan masyarakat dalam mendapat asupan makanan mencegah stunting," tegasnya.

Sementara itu, politisi Partai Gerindra Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Putu Priniti mengatakan bahwa program pengentasan stunting dari pemerintah pusat, sudah menjadi program nasional yang harus dapat dikawal sampai ke masyarakat daerah.

"Kita akan ikut memperjuangkan program perhatian terhadap ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak agar memperoleh makanan gizi gratis. Ya harus direalisasikan program ini, apalagi jika Paslon ABDI terpilih. Ya kan tidak Omon-omon saja," ujarnya Ketua Sang Dewi, yakni sebuah perkumpulan perempuan NTT di Bali ini.

Baca Juga: Wayan Koster Inisiasi Shortcut Singaraja-Mengwi Diberi Nama Jalan Ki Barak Panji Sakti

Sedangkan, mengenai program Keluarga Berencana (KB) dua anak cukup, tentu sesuai anjuran pemerintah untuk memperoleh generasi muda dan menciptakan generasi emas Indonesia.

Namun begitu, semua akan berimplikasi terhadap ekonomi dan ketahanan ekonomi keluarga masyarakat di masa depan.

Apabila banyak anak, tetapi kondisi ekonomi keluarganya lemah atau terbatas biaya (pendidikan, kesehatan, lapangan kerja), tentu akan menjadi beban di kemudian hari.

"Saya pribadi berharap agar program pemerintah dapat dijalankan, misalnya soal Keluarga Berencana (KB) agar diterapkan sebagaimana anjuran pemerintah agar mengikuti KB, kalau anaknya sudah dua, bisa ikut KB," tegas wanita yang akrab disapa Bu Gek Diaz, sekaligus anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar periode 2024 -2029 ini.(*)

Editor : Wiwin Meliana
#Ambara Adi #stunting #wali kota denpasar