BALIEXPRESS.ID-Sebuah insiden mengerikan terjadi dalam acara latihan balap motor road race yang berlangsung di Jalan Surapati, Kota Negara, Jembrana, Bali, Minggu (17/11/2024).
Seorang penonton tertabrak motor pembalap hingga mengalami kejang-kejang. Peristiwa tersebut terekam dalam video yang cepat viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sekelompok pembalap tengah melakukan aksi balap di sirkuit jalanan.
Di sisi lain, sejumlah penonton tampak menyaksikan dari balik karung goni yang berfungsi sebagai pembatas lintasan.
Meskipun terdapat garis pembatas yang jelas, beberapa penonton tampak berada di luar batas aman, berjarak dekat dengan jalur balap.
Tiba-tiba, salah seorang pembalap yang diduga bernama Ngurah Agung, mengalami kegagalan saat mengerem dan kehilangan kendali.
Sepeda motor tersebut langsung menyapu kerumunan penonton sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan.
Akibatnya, seorang penonton yang terjatuh langsung mengalami luka di bagian kepala dan kejang-kejang.
Dia segera mendapatkan pertolongan pertama dari relawan Palang Merah Indonesia (PMI) yang berada di lokasi dan langsung dilarikan ke RSU Negara. Korban diketahui bernama Zainul Vicky (23), asal Kelurahan Loloan Timur.
Baca Juga: Paket Jaya Usung Komitmen Pariwisata Keberlanjutan, Siap Mundur Jika Target Tak Tercapai
Kepada media, panitia kegiatan, I Kadek Joni, mengungkapkan bahwa insiden tersebut berada di luar kendali penyelenggara.
Menurutnya, pihak panitia sudah berupaya menyediakan pengamanan berlapis untuk menjamin keselamatan para penonton, seperti karung goni berisi pasir, ban, water barrier, dan tali pembatas.
Namun, beberapa penonton diduga melanggar batas aman dengan melewati garis pembatas.
"Saat pelaksanaan latihan sudah memenuhi standar keselamatan yang cukup. Pengamanan telah dilaksanakan sesuai prosedur, namun ada penonton yang memaksa melewati batas aman. Kami meminta maaf atas kejadian ini," ujar Joni.
Sementara itu, Direktur RSU Negara, Ni Putu Eka Indrawati, mengonfirmasi bahwa korban masih dalam kondisi sadar saat tiba di rumah sakit. Setelah menjalani observasi, pihak rumah sakit merujuk korban ke RS Prof. Ngoerah untuk perawatan lebih lanjut, mengingat adanya indikasi cedera kepala.
Baca Juga: Umana Bali, LXR Hotels & Resorts Gelar Acara Eksklusif 3 Hari Rayakan Ultah Pertama
Panitia kegiatan juga mengonfirmasi bahwa mereka bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban dan akan terus memberikan dukungan.
Insiden ini menjadi peringatan bagi penyelenggara dan penonton akan pentingnya mematuhi standar keselamatan dalam setiap ajang balap, baik untuk pembalap maupun penonton.