Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Optimalisasi Pajak Daerah, Sugawa-Suardana Target Rp 1 Triliun Per Tahun, Sutjidra-Supriatna Sebut Tidak Realistis

Dian Suryantini • Kamis, 21 November 2024 | 21:29 WIB

Kedua paslon sedang melakukan sesi debat ketiga Pilkada Serentak 2024 di Buleleng.
Kedua paslon sedang melakukan sesi debat ketiga Pilkada Serentak 2024 di Buleleng.

SINGARAJA, BALI EXPRESS –Target peningkatan pendapatan daerah hingga Rp1 triliun melalui optimalisasi pajak dan retribusi, dilontarkan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Buleleng, Nomor Urut 01, Nyoman Sugawa Korry dan Gede Suardana.

Namun target tersebut justru disanggah pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Buleleng, Nomor Urut 02, Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna. Meski demikian, target ambisius ini tidak sepenuhnya bergantung pada pembangunan bandara yang belum memiliki kepastian waktu penyelesaian.

Mereka menegaskan perlunya langkah-langkah realistis dan strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memanfaatkan potensi lokal.

Sutjidra dan Supriatna, menyatakan bahwa strategi utama untuk mencapai target ini meliputi digitalisasi sistem pajak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta identifikasi wajib pajak yang belum sepenuhnya optimal dalam memenuhi kewajiban.

“Ekstensifikasi juga menjadi langkah penting, yaitu mencari sumber pajak baru tanpa membebani masyarakat secara berlebihan,” ungkap Sutjidra, Rabu (20/11) malam.

Baca Juga: Sutjidra-Supriatna, Akan Bangun Rumah Sakit Baru di Wilayah Barat dan Timur

Program insentif pajak menjadi salah satu langkah inovatif yang diusulkan. Pemerintah berencana memberikan insentif bagi pelaku usaha yang menerapkan prinsip ramah lingkungan. Selain itu, pemberian insentif untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) juga diharapkan mendorong kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Tidak realistis jika hanya menunggu bandara selesai, yang mungkin memakan waktu lima tahun atau lebih. Kita harus mulai bekerja dari sekarang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,” tegas calon Wakil Bupati Buleleng, 02, Gede Supriatna.

Di sisi lain, pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Buleleng, Nomor Urut 01, Nyoman Sugawa Korry dan Gede Suardana yang menargetkan peningkatan pendapatan daerah itu, justru optimis. Target hingga Rp 1 triliun per tahun itu dirasa tidak terlalu tinggi dan yakin dapat dicapai.

“Bisa dioptimalkan tapi targetnya apakah nanti 2025 atau 2026 itu akan ditingkatkan melalui sistem online itu saya sudah hitung itu,” ungkap Sugawa. ***

Editor : Dian Suryantini
#pajak dan retribusi #pad #buleleng