Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ini Alasan Penonton Korban Tertabrak Pembalap di Jembrana Tak Ditanggung BPJS

Wiwin Meliana • Jumat, 22 November 2024 | 18:32 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Pengobatan Korban Tabrakan Road Race Tak Terjamin oleh JKN
BPJS Kesehatan Tegaskan Pengobatan Korban Tabrakan Road Race Tak Terjamin oleh JKN

BALIEXPRESS.ID-Biaya pengobatan korban tertabrak pembalap saat Latihan road race di Jembrana Bali tidak dapat ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut diungkap oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, dr. Endang.

BPJS Kesehatan tidak bisa menjamin kasus-kasus yang bisa dicegah sebelumnya atau dalam Peraturan Presiden dinamakan Preventable Adverse Events.

Baca Juga: Keliling Bali sambil Kampanyekan Kesadaran Lingkungan ala Oasea Laboratories

“Seyogyanya kegiatan resmi harus ada persiapan yang matang dan perencanaan terhadap semua resiko yang mungkin timbul,” jelas dr. Endang dalam rilis tertulisnya dikutip pada Jumat (22/11/2024).

Lebih lanjut, pihaknya pun berharap agar regulasi itu dapat dipahami oleh semua pihak.

“Mari kita bersama-sama memahami isi regulasi yang ada dan tentunya hal ini dibuat utk tujuan bersama,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Humas BPJS Kesehatan Singaraja, bahwa mengacu pada Perpres nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, pelayanan yang tidak dijamin tercantum pada poin P.

Pada poin tersebut menyatakan bahwa pelayanan Kesehatan tidak dijamin apabila pelayanan Kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah.

Baca Juga: Kerja Sama Kanwil BPN Provinsi dan Kantah se-Jawa Timur dengan PWNU, Menteri Nusron: Untuk Percepatan Sertipikasi Tanah Milik NU

“Korban dengan sengaja memilih menonton balap sepeda motor yang seharusnya bisa dicegah,” tulis keterangan tertulisnya.

Sementara itu, korban bernama Zainul Vicky, 23 telah dirujuk ke Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar pada Senin, (18/11/2024).

Dokter yang menangani korban, dr. Made Gemma Daniswara Maliawan mengatakan bahwa pasien di rujuk dari RSUD Negara dengan Riwayat kejang-kejang dan tidak sadarkan diri.

Usai mendapat perawatan di RS Prof Ngoerah dan dilakukan CT Scan ditemukan patah tulang pada tengkorak di sisi kanan dan juga pendarahan otak di sisi kanan dan sisi kiri.

“Namun pendarahannya cukup tipis sehingga pada pasien tidak dilakukan operasi. Kami lakukan pengobatan dengan obat-obatan dan juga observasi,” jelas dokter Made Gemma kepada Koran Bali Express, Selasa (19/11/2024).

Baca Juga: Terus Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, BRI Telah Salurkan KUR Rp158,6 Triliun

Saat ini korban dirawat di ruang Intensive Care Unit Prof Ngoerah dalam kondisi sudah sadarkan diri.

“Kami awasi secara ketat karena ada pendarahan di otak kanan dan kiri, kalau ada penurunan kesadaran maka akan dilakukan CT Scan ulang untuk melihat pendarahannya membesar, jika diperlukan nanti bisa dilakukan operasi,” jelasnya.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bpjs #road race #penonton #tertabrak #jembrana