BALIEXPRESS.ID Perumda Air Minum Tirta Danu Arta atau PDAM Bangli memulai pembangunan kantor baru.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada Senin (25/11/2024)
Direktur Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Dewa Ratno Suparso Mesi, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru dilakukan karena kantor lama yang telah berdiri sejak 1982 sudah tidak representatif.
Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kantor baru ini mencapai Rp4,5 miliar dengan sistem pembayaran long term payment atau pembayaran panjang, yaitu 40 bulan.
Dewa Rono—sapaan akrab Dewa Ratno Suparso Mesi—mengungkapkan bahwa rencana pembangunan ini sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2022.
Namun, pelaksanaannya tertunda karena PDAM menghadapi sejumlah kendala pada tahun 2023, seperti bencana longsor di area sumber mata air.
Selain itu, terdapat kegiatan penataan drainase perkotaan yang membuat anggaran dialihkan untuk menangani masalah tersebut.
“Pembangunan kantor ini sangat kami harapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Bangli khususnya di bidang air bersih,” kata Dewa Rono.
Dewa Rono juga mengungkapkan bahwa Perumda Air Minum Tirta Danu Arta merupakan satu-satunya perumda di Provinsi Bali yang melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara mandiri tanpa bergabung dengan LPSE.
Sementara itu, Sedana Arta memberikan apresiasi kepada Perumda Air Minum Tirta Danu Arta atas inovasinya dalam membangun gedung kantor baru dengan skema pembayaran jangka panjang.
Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya strategis yang memerlukan kinerja optimal untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan.
"Karena ada biaya rutin tambahan yang mengikat yang wajib untuk dilakukan pembayaran setiap bulan," ungkap Sedana Arta, seraya menekankan pentingnya sinergi kerja agar inovasi ini memberikan hasil maksimal.
Selain itu, Sedana Arta juga berharap inovasi yang diluncurkan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta, seperti KIBAS, dapat menjadi solusi atas tantangan pelayanan yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Sedana Arta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Baca Juga: JARANG DIKETAHUI WARGA BALI! Panji Landung: Sosok Mistis Penjaga Pulau Serangan
Saat ini, cakupan pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Bangli baru mencapai 97 persen dari total populasi.
Namun, tidak semua kebutuhan tersebut dikelola oleh Perumda Air Minum, karena beberapa desa masih mengelola air secara mandiri. (*)
Editor : I Made Mertawan