Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Depresi, Petani Tegallalang Ditemukan Tewas Gantung Diri

I Wayan Ananda Mustika Putra • Rabu, 27 November 2024 | 16:56 WIB

seorang petani I Ketut Mosog ,64, ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya Banjar Salak, Desa Keliki, Kecamatan Tegalalang Selasa (26/11).
seorang petani I Ketut Mosog ,64, ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya Banjar Salak, Desa Keliki, Kecamatan Tegalalang Selasa (26/11).

BALIEXPRESS–Masyarakat warga Banjar Salak, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Gianyar digegerkan, saat seorang petani, I Ketut Mosog ,64, ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Selasa (26/11) dini hari.

 Baca Juga: Apa Itu Kabut Adveksi yang Gegerkan Warga Bali? Proses Terbentuk dan Dampak Bagi Kesehatan

Kapolsek Tegallalang AKP Ketut Wiwin Wirahadi dikonfirmasi mengungkapkan, penyebab kejadian tersebut dikarenakan korban mengalami depresi.

 “Kami menduga kuat motif dibalik kejadian ini adalah depresi. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Namun, kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan hal ini.”ujarnya.

 Baca Juga: Bukan Polusi atau Efek Letusan Gunung, Ini Penjelasan BBMKG Denpasar Soal Udara Berkabut di Langit Bali

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 03.00 WITA saat hendak menyalakan lampu gudang.

Korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali plastik.

Hasil olah TKP dan pemeriksaan medis memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat gantung diri.

Kapolsek Tegallalang AKP Ketut Wiwin Wirahadi, kasus bunuh diri seperti ini seringkali dipicu oleh berbagai faktor, termasuk masalah kesehatan fisik, masalah ekonomi, dan masalah pribadi.

Baca Juga: HEBOH! Fenomena Langit Berkabut di Bali Gegerkan Warganet, Beragam Spekulasi Bermunculan

 “Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental. Jika ada di antara kita yang merasa tertekan atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional,” ujarnya.

Kapolsek Tegallalang mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap mereka yang menunjukkan tanda-tanda depresi seperti perubahan perilaku, menarik diri dari lingkungan sosial, atau sering mengeluh.

Baca Juga: Koster Nyoblos Bersama Istri dan Putri Bungsunya di TPS Perempuan, Target Menang, Putri Sulung Absen.

“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung bagi mereka yang membutuhkan bantuan,” ajak Kapolsek.(nan)

 

Editor : Wiwin Meliana
#petani #depresi #gantung diri #tegallalang