Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bangkai Paus Berukuran Besar Terdampar di Pantai Legian, Diduga Ini Penyebab Kematiannya

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 30 November 2024 | 02:48 WIB

EVAKUASI: Petugas menggunakan alat berat untuk mengubur bangkai paus yang terdampar di Pantai Legian, Jumat (29/11).
EVAKUASI: Petugas menggunakan alat berat untuk mengubur bangkai paus yang terdampar di Pantai Legian, Jumat (29/11).

BALIEXPRESS.ID - Bangkai paus berukuran besar ditemukan terdampar di Pantai Legian, Kecamatan Kuta, Jumat (29/11).

Bangkai paus ini ditemukan sekitar pukul 14.45 Wita di depan hotel Bali Niksoma.

Penyebab kematian paus ini masih dalam dugaan sementara.

Baca Juga: Kisah dan Kekayaan Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil Anshar: Sosok Polisi yang Tewas Ditembak Gara-gara Tangkap Pemilik Tambang Ilegal

Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Made Gede Dwipayana mwngatakan, setelah menerim informasi adanya temuan bangkai paus, timnya langsung melakukan langkah penanganan.

Bahkan bangkai paus tersebut langsung dikubur untuk menghindari bau yang menyengat.

“Tadi kami juga dapat info dari tim, detailnya belum dapat. Tetapi pausnya sudah dikubur. Untuk kronologinya belum karena langsung saya suruh tanam karena baunya sudah menyebar,” ujar Dwipayana.

Baca Juga: Kronologi Lengkap dan Fakta-fakta Mengejutkan Kabag Ops Tembak Kasat Reskrim: Tersangka Sempat Datangi dan Lakukan Penembakan di Rumah Kapolres

Proses penguburan bangkai paus ini pun menjadi tontonan masyarakat.

Saking besarnya, bangkai paus ini dipindahkan menggunakan alat berat.

Dwipayana mengaku proses penguburan paus memakan waktu sekitar dua jam.

Baca Juga: Gasak Toko Gunakan Sepeda Listrik, Aksi Pencuri Terekam CCTV: Dugaan Polisi Seperti Ini

Namun belum dapat dipastikan jenis, ukuran atau lainnya dari paus tersebut.

Insiden paus terdampar sejatinya bukan yang pertama kali terjadi di Pantai Legian. Pada Desember 2023, kejadian serupa juga sempat dilaporkan.

Kemudian dua tahun sebelumnya, seekor paus ditemukan terdampar di Pantai Seminyak.

“Setiap tahun pasti ada paus terdampar, sudah berturut-turut sudah tiga tahu terakhir. Dua tahun lalu di pantai seminyak, tahun lalu di pantai legian,” ungkapnya.

Dwipayana menduga, paus tersebut mati karena terjerat jaring nelayan.

Setelah itu terbawa arus dan terdampar di Pantai Legian.

“Pausnya benar terlilit jaring karena biasanya paus terdampar karena terkena jaring,” paparnya.

Sementara, salah satu staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Komang Adi memperkirakan, paus tersebut diduga mati di laut sebelum akhirnya terbawa arus ke pantai.

"Pausnya kemungkinan besar mati di dalam laut akibat terjerat jaring, kemudian terbawa arus hingga terdampar di Pantai Legian. Saat ditemukan, isi perutnya sudah keluar, sehingga aromanya tidak sedap," jelasnya.

Meski penyebab pasti kematian belum dipastikan, tim belum sempat melakukan observasi lebih lanjut.

Terutama terkait panjang tubuh maupun jenis spesifik paus tersebut.

“Jenis paus, panjang, tidak tahu karena belum diobservasi. Ini informasi sementara,” terangnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#kematian #Bangkai Paus #pantai legian