BALIEXPRESS.ID – Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) tahun 2024 di Kabupaten Jembrana mengusung tema nasional "HAK SETARA UNTUK SEMUA, BERSAMA KITA BISA," menekankan pentingnya kesetaraan dalam upaya pencegahan penularan HIV dan keterlibatan penuh masyarakat.
Tema ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap bahaya HIV/AIDS, mengenang mereka yang telah meninggal akibat AIDS, dan mendukung para penyandang HIV (ODHIV).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr. Made Dwipayana, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 terdapat 649 pasien HIV/AIDS, dengan 47 di antaranya tidak menjalani pengobatan. Untuk menangani hal ini, Dinas Kesehatan telah memperkuat skrining pada ibu hamil guna meminimalisir risiko penularan dari ibu ke anak. Selain itu, mereka juga mendorong pasien dengan penyakit terkait seperti Kandidiasis, Pneumocystis Pneumonia (PCP), dan Tuberkulosis (TB) untuk menjalani tes HIV/AIDS.
Upaya lainnya meliputi penyediaan fasilitas pengobatan HIV/AIDS, seperti pemeriksaan sel CD4 di setiap puskesmas, serta peningkatan sosialisasi HIV/AIDS menggunakan berbagai pendekatan. Untuk pelaksanaannya, melibatkan banyak elemen masyarakat termasuk kelompok sebaya, Jegeg Bagus, forum anak daerah, dan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN).
Sebagai bagian dari peringatan Hari AIDS Sedunia, diadakan berbagai kegiatan sosialisasi di Kabupaten Jembrana. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi tentang HIV di lima kecamatan dengan melibatkan KSPAN, edukasi, konseling, dan tes HIV sukarela. Sosialisasi juga melibatkan Jegeg Bagus Jembrana 2024, KSPAN dari berbagai sekolah, Klinik Polres Jembrana, Dinas Kesehatan, serta Yayasan Spirit Paramacita di jogging track gedung Bung Karno.
RSU Negara turut serta dengan memberikan penyuluhan HIV di Sekretariat Komunitas Jalak Bali Jembrana, sementara konselor dari puskesmas menyediakan edukasi dan konseling HIV. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap HIV/AIDS serta membangun solidaritas dalam menangani isu kesehatan tersebut.(*)