BALIEXPRESS.ID - Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana menunjukkan komitmen kuat mereka untuk meningkatkan kesejahteraan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dalam upaya pemberdayaan, berbagai pelatihan keterampilan telah diselenggarakan, bertujuan agar para purna PMI dapat menjadi individu mandiri yang berkontribusi pada perekonomian daerah.
Baca Juga: Rekaman Suara Agus Buntung Viral, Diduga Manipulasi Calon Korban Sebelum Kasus Pemerkosaan Terungkap
Sebagai bentuk nyata dari dukungan ini, pemerintah telah melaksanakan tiga kali pelatihan bagi purna PMI dan keluarga mereka.
Setiap gelombang pelatihan diikuti oleh 20 peserta, sehingga total ada 60 warga Jembrana yang diberikan pelatihan.
Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mantan pekerja di kapal pesiar, daratan seperti Polandia, Jepang, Turki, dan lainnya.
Baca Juga: Jembrana Creative Week, Bupati Tamba Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur Tangguh
Pelatihan yang diberikan meliputi kewirausahaan, pembuatan kue, dan digital marketing.
Tujuannya adalah agar keterampilan yang diperoleh dapat digunakan sebagai bekal bagi para peserta untuk memulai usaha sesuai kompetensi masing-masing, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mereka dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk memulai usaha mandiri," ujar I Putu Agus Arimbawa dari Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja (P3T) Disnakerperin Jembrana. Menurutnya, program ini dirancang agar purna PMI bukan hanya menjadi pencari kerja melainkan pencipta lapangan kerja, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Daftar Provinsi dengan SDM Paling Maju di Indonesia 2024, Bali Kalah dengan Kepulauan Riau
Materi pelatihan yang beragam diharapkan dapat diaplikasikan peserta untuk memulai usaha sukses.
"Kami harap usai pelatihan ini mereka dapat mengaplikasikannya di lapangan sesuai dengan potensi yang mereka miliki. Paling tidak, minimal bisa mensejahterakan keluarganya masing-masing," tambahnya.***
Editor : Wiwin Meliana