BALIEXPRESS,ID – Pemerintah Australia melalui laman news.com.au mengingatkan warganya untuk waspada terhadap wabah demam berdarah dengue (DBD) di Bali selama musim hujan.
Laporan tersebut menyebutkan sebagian besar wilayah Australia tidak memiliki nyamuk yang dapat menyebarkan virus dengue, namun kasus DBD telah tercatat pada warga yang melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk Bali.
Peringatan tersebut muncul setelah negara bagian Queensland melaporkan 29 kasus DBD bulan lalu, sementara Australia Selatan dan Victoria juga mencatat peningkatan kasus pada orang yang kembali dari Indonesia.
Baca Juga: UMK Buleleng 2025 Naik 6,5 Persen
Di Victoria, tercatat 12 kasus yang diperoleh di luar negeri pada November 2024.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, memastikan bahwa kondisi Bali tetap aman bagi wisatawan.
Ia menekankan bahwa Pemprov Bali telah melakukan berbagai upaya penanggulangan DBD dan menjaga kepercayaan wisatawan, termasuk dari Australia.
Baca Juga: Kenzo Nambu Mulai Dapat Kepercayaan Teco, Ini Buktinya!
"Pemprov sih sudah koordinasi ya, memang ini karena pancaroba saja. Puncaknya kemarin antara April-Mei. Kalau sekarang tidak begitu banyak," ujar Tjok Bagus saat dimintai tanggapan pada Rabu (11/12).
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengelola objek wisata di Bali untuk menyampaikan informasi terkini kepada mitra mereka di luar negeri mengenai kondisi kesehatan dan langkah penanganan yang telah dilakukan oleh pemerintah.
"Ada karena perubahan udara awal ini, tentu kita mengimbau seluruh pengelola obyek wisata mengimbau kepada partnernya di luar negeri untuk menyampaikan ini loh kondisi Bali. Karena kita di luar negeri kan ini cuaca loh sekarang, udah dingin, ini anak-anak lagi sakit, apa yang ada harus diatasi," jelasnya.
Baca Juga: WOW! UMP Bali Naik Tahun 2025, Pekerja Pariwisata Alami Kenaikan Upah Lebih Besar
Menurut Tjok Bagus, hubungan erat antara Bali dan Australia membuat wisatawan dari negara tersebut memahami situasi di Bali.
Bahkan, jumlah kunjungan wisatawan Australia terus meningkat, menunjukkan kepercayaan mereka terhadap Bali sebagai destinasi wisata.
"Saya yakin, Australia tahu betul kondisi kita di Bali. Saya yakin tahu betul lah, karena Bali sebagai second home-nya Australia. Wisatawan Australia tetap nomor satu, bahkan meningkat terus. Sampai satu juta lebih, bahkan lebih dari tahun 2019," katanya.
Baca Juga: PARAH Sedang Proses Hukum Tanpa Ditahan di Denbar, Dua Pelajar 14 Tahun Curi Motor Lagi di Densel
Ketika ditanya mengenai keamanan Bali untuk wisatawan, Tjok Bagus menegaskan Bali aman dikunjungi. “Aman, masih aman,” tegasnya.(***)
Editor : Rika Riyanti