Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dinas Sosial Klungkung Intensif Evakuasi ODGJ, Prioritaskan Pendekatan Kemanusiaan

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 11 Desember 2024 | 23:56 WIB
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.I Wayan Adi Prabawa/Bali Express
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.I Wayan Adi Prabawa/Bali Express

BALIEXPRESS.ID – Dalam beberapa hari terakhir, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung menerima banyak permintaan untuk mengevakuasi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Permintaan ini umumnya datang dari keluarga yang kewalahan menghadapi ODGJ yang mengamuk saat kambuh.

Kepala Dinas Sosial Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, menyebutkan bahwa pihaknya baru saja mengevakuasi tiga ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali dalam dua hari terakhir. "Kemarin kami evakuasi satu ODGJ, dan hari ini dua lagi. Hampir setiap minggu ada permintaan dari warga untuk evakuasi," ujarnya pada Rabu (11/12/2024).

Menurutnya, sebagian besar permintaan evakuasi datang dari keluarga atau masyarakat yang merasa terganggu oleh perilaku ODGJ yang kambuh.

"Biasanya yang diminta dievakuasi adalah ODGJ yang mengamuk dan dianggap membahayakan. Kebanyakan dari mereka sebelumnya sudah pernah mendapat perawatan di RSJ, tetapi kambuh lagi, mungkin karena pengobatannya tidak rutin," jelasnya.

Selama proses evakuasi, pihak Dinas Sosial melibatkan berbagai pihak, termasuk Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta aparat desa setempat. Pendekatan kemanusiaan menjadi prioritas utama untuk memastikan evakuasi berlangsung aman dan nyaman bagi ODGJ. "Kami antar langsung ODGJ ke RSJ menggunakan mobil Dinas Sosial," tambahnya.


Agung Putra Mahajaya menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada kasus ODGJ yang dipasung di Kabupaten Klungkung. Namun, ia mengakui bahwa jumlah ODGJ di daerah ini cukup banyak dan tersebar di berbagai desa. "Penanganan ODGJ ini membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan untuk aspek medis dan keluarga yang harus memastikan obat diberikan secara rutin. Jangan sampai mereka ditelantarkan," ungkapnya.

Ia berharap masyarakat semakin peduli dan proaktif dalam melaporkan kasus ODGJ, terutama jika perilaku mereka mulai membahayakan lingkungan sekitar. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Klungkung untuk memberikan layanan sosial yang inklusif dan berkeadilan. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#evakuasi #odgj #dinas sosial #klungkung #rsj #mengamuk