BALIEXPRESS.ID-Media sosial dihebohkan dengan isu bahwa Investor dari Rusia membangun Koloni untuk menguasai wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Tak ingin isu tersebut berkembang liar, pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Satpol PP pun melakukan penyelidikan.
Hasilnya, ternyata tidak ada koloni tersebut alias hanya isu liar.
Baca Juga: Aksi Buang Sampah Sembarangan Pergoki Warga, Pelaku Diciduk Satpol PP Buleleng
Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana mengungkapkan pihaknya sudah turun ke lokasi yang disebut-sebut sebagai koloni Rusia yang berada di kawasan Danau Buyan, pada Rabu (4/12) lalu.
Turunnya perangkat pemerintah daerah ini untuk mencegah terjadinya pelanggaran aturan di Buleleng.
Apalagi pernah terbangun Kampung Rusia di wilayah Bali selatan yakni di Canggu, Kabupaten Badung dan Ubud, Kabupaten Gianyar yang kemudian menjadi kontroversi.
Hal itu pun dicegah sejak dini, supaya masyarakat Buleleng dan Bali tidak heboh apabila kemudian muncul isu-isu serupa.
Baca Juga: Heboh! Anisa Bahar Pacari Anak Angkat, Juwita Bahar Beri Wejangan Kocak
Upaya pencegahan itu dilakukan Satpol PP Buleleng dengan menemui langsung Perbekel Desa Pancasari hingga ketua BUMDes Pancagiri Kencana.
Dari pertemuan tersebut, perangkat desa tidak mengetahui terkait koloni Rusia yang dimaksud.
Namun pihaknya membenarkan bahwa lokasi yang viral itu memang berada di Kawasan Danau Buyan.
”Informasinya yang kami dapat di lapangan, ada sarat sengketa antara BUMDes Pancagiri Kencana dengan PT SBH. Karena ada kabar pengalihan kepemilikan dari orang Indonesia ke orang Rusia, sehingga heboh disebut akan dibangun koloni,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (10/12) siang.
Dilanjutkan Arya Suardana, secara singkat mengenai lokasi tersebut, keterangan dari perangkat Desa Pancasari bahwa lahan tersebut dikatakan sudah kembali menjadi tanah negara sejak 2012. Sebab dulunya, PT SBH menggunakannya sebatas HGB hingga tahun 2012.
Baca Juga: Kekalahan Bali United atas PSIS Semarang Jadi Angin Segar bagi 'Anak Kos' Stadion Dipta
Kini di lokasi tersebut, dari pantauan Satpol PP Buleleng, hanya berdiri sejumlah glamping yang dikelola oleh BUMDES Pancagiri Kencana serta yang dikelola oleh perorangan.
”Yang jelas tidak ada koloni atau pemukiman Rusia. Kami juga tidak temukan orang Rusia di sana,” pungkasnya.
Editor : Wiwin Meliana