Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Niluh Djelantik Soroti Isu Koloni Rusia di Pancasari Hingga Pertanyakan Pembangunan Parq Ubud

Wiwin Meliana • Kamis, 12 Desember 2024 | 15:43 WIB

Niluh Djelantik soroti sejumlah isu viral di Bali terkait koloni Rusia hingga pembangunan Parq Ubud
Niluh Djelantik soroti sejumlah isu viral di Bali terkait koloni Rusia hingga pembangunan Parq Ubud

BALIEXPRESS.ID-Anggota DPD RI Bali, Niluh Djelantik turut menyoroti isu terkait Investor Rusia yang membangun Koloni untuk menguasai wilayah Desa Pancasari, Buleleng.

Hal itu terlihat dari unggahan di media sosial Instagram Niluh Djelantik.

Baca Juga: Soal Isu Koloni Rusia Kuasai Desa Pancasari, Imigrasi Singaraja Tegaskan Hal Ini

Dalam unggahannya, Niluh Djelantik membagikan tangkapan layar komentar warganet soal isu Koloni Rusia yang disebut akan menguasi Desa Pancasari.

“Izin bertanya nggih, niki wenten komentar dari semeton. Investor mana niki yang dimaksud,” tulis Niluh dikutip pada Kamis (12/12/2024) sambil memention sejumlah akun Pemkab Buleleng hingga pemprop Bali.

Tak hanya menyoroti soal isu Koloni Rusia di Desa Pancasari, Niluh Djelantik juga menyinggung pembangunan hunian mewah di Kawasan Ubud, Gianyar.

“By the way apa kabar Parq Ubud yang kemarin disegel? Kabarnya masih beroperasi, apakah benar? Perlu Mbok datang sidak langsung?” tanyanya.

Baca Juga: Kisah Unik di Balik Ukiran Meneer Belanda di Pura Maduwe Karang: Tempat Suci Hindu Bali di Kubutambahan

Pihaknya pun menunggu transparansi hasil penyidikan dan diusut tuntas.

“Jangan sampai Bali habis dan kita menjadi pendosa meninggalkan kerusakan ke anak cucu kita,” jelasnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan isu bahwa Investor dari Rusia membangun Koloni untuk menguasai wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Tak ingin isu tersebut berkembang liar, pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Satpol PP pun melakukan penyelidikan.

Hasilnya, ternyata tidak ada koloni tersebut alias hanya isu liar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana mengungkapkan pihaknya sudah turun ke lokasi yang disebut-sebut sebagai koloni Rusia yang berada di kawasan Danau Buyan, pada Rabu (4/12) lalu. 

Baca Juga: Level Internasional! Klian Adat Penglipuran Paparkan Strategi Pengembangan Desa Wisata di Konferensi UNWTO

Turunnya perangkat pemerintah daerah ini untuk mencegah terjadinya pelanggaran aturan di Buleleng.

Apalagi pernah terbangun Kampung Rusia di wilayah Bali selatan yakni di Canggu, Kabupaten Badung dan Ubud, Kabupaten Gianyar yang kemudian menjadi kontroversi. 

”Informasinya yang kami dapat di lapangan, ada sarat sengketa antara BUMDes Pancagiri Kencana dengan PT SBH. Karena ada kabar pengalihan kepemilikan dari orang Indonesia ke orang Rusia, sehingga heboh disebut akan dibangun koloni,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (10/12) siang.

Dilanjutkan Arya Suardana, secara singkat mengenai lokasi tersebut, keterangan dari perangkat Desa Pancasari bahwa lahan tersebut dikatakan sudah kembali menjadi tanah negara sejak 2012. Sebab dulunya, PT SBH menggunakannya sebatas HGB hingga tahun 2012.

Photo
Photo
Editor : Wiwin Meliana
#Rusia #ubud #pancasari #Koloni #Niluh Djelantik