Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pelaku Pencurian Honda CBR di Bangli Terekam CCTV, Ciri-Ciri dan Modus Terungkap

I Made Mertawan • Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:45 WIB
Pelaku pencurian sepeda motor terekam CCTV di Toko Bali Yoni, Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli.
Pelaku pencurian sepeda motor terekam CCTV di Toko Bali Yoni, Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli.

BALIEXPRESS.ID- Kasus pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kelurahan Bebalang, Bangli.

Korban pencurian sepeda motor tersebut bernama I Ketut Arya Widana,51, warga Bangli.

Hingga saat ini, Polsek Bangli masih menyelidiki pelaku pencurian tersebut.

Kapolsek Bangli I Dewa Made Suryatmaja menyampaikan bahwa motor milik korban yang dibawa kabur pelaku adalah Honda CBR dengan nomor polisi DK 6114 RP.

Peristiwa tersebut baru diketahui pada Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat itu, korban hendak membuka toko dan tidak menemukan sepeda motornya yang sebelumnya diparkir di depan tokonya, Bali Yoni.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, pelaku diduga membawa kabur motor tersebut pada dini hari.

Pelaku dengan mudah mencuri motor Honda CBR warna putih itu karena toko tidak memiliki pagar dan berada di pinggir jalan raya.

Selain itu, posisi sepeda motor saat itu tidak dalam kondisi terkunci stang.

Rekaman CCTV menunjukkan pelaku menggunakan helm full face.

Sebelum akhirnya  memasuki area parkir sepeda motor, pelaku yang menggunakan celana pendek dan jaket itu tampak mondar-mandir seperti mengamati situasi di sekitarnya.

Pelaku kemudian menuntun motor tersebut ke jalan raya. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp22 juta.

“Kemungkinan, pelaku baru menggunakan kunci palsu setelah menjauh dari lokasi toko,” ujar Suryatmaja pada Jumat (13/12/2024).

Suryatmaja menduga pelaku telah mempelajari situasi di area tersebut sebelum beraksi.

Setelah menerima laporan kejadian, pihaknya segera memeriksa sejumlah CCTV yang mungkin merekam perjalanan pelaku, termasuk kamera ETLE yang berjarak kurang dari 1 km ke arah selatan.

“Tidak terekam di ETLE, kemungkinan pelaku sudah memahami dan menghindari jalur tersebut,” ujar kapolsek asal Gianyar ini.

Untuk mencegah kejadian serupa di tempat lain, Suryatmaja mengimbau masyarakat agar lebih waspada.

Ia menyarankan untuk selalu memarkir sepeda motor di tempat aman dan memastikan kunci stang digunakan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pencurian #terekam cctv #bangli #honda cbr