Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Aksi Keributan Sopir Taksi Lokal dan Taksi Online Di Sanur Bali, Menyulut Protes Netizen

Wiwin Meliana • Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:45 WIB

VIRAL keributan sopir taksi lokal dan taksi online di Sanur
VIRAL keributan sopir taksi lokal dan taksi online di Sanur

BALIEXPRESS.ID-Media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan keributan antara kelompok sopir taksi lokal dan sopir taksi online di Sanur, Bali.

Kejadian yang terjadi pada Kamis (12/12/2024) ini langsung menarik perhatian banyak pengguna media sosial, setelah video tersebut diunggah oleh akun @Bali Tour Partner melalui akun @Kutaselatan.news.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Mengerikan: Truk Gandeng vs Truk Tronton, Begini Kondisi Korbannya

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang berkerumun di tengah jalan di kawasan Bypass Ida Bagus Mantra, Sanur.

Terlibat cekcok dan aksi saling dorong di antara kelompok sopir taksi lokal dan sopir taksi online.

 Kejadian ini menyebabkan arus lalu lintas di kedua jalur tersendat, mengganggu kelancaran transportasi di area tersebut.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai kronologi atau penyebab pasti dari keributan tersebut.

Baca Juga: Viral! Mahasiswi Jadi Korban Tabrak Lari Minibus dalam Kecelakaan di Depan Perumahan Mountain View

Meskipun tidak dijelaskan secara detail apa yang memicu konflik tersebut, pengunggah video tampak menyayangkan insiden itu, karena bisa mempengaruhi citra pariwisata Bali yang selama ini dikenal dengan ketenangan dan keindahan alamnya.

 Dalam keterangan video, pengunggah menyatakan bahwa keributan seperti ini hanya akan merusak citra Bali sebagai tujuan wisata, yang selama ini menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pengunggah video juga menyoroti kenyataan bahwa Bali belakangan ini semakin menjadi tujuan bagi para perantau dari berbagai daerah.

"Hal ini harus pemerintah dan masyarakat lokal cermati dengan bijak dan mencari solusi, agar Bali ini tidak dirusak karena urusan perut semata," tulis pengunggah tersebut.

Saat ini, video tersebut terus beredar di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari netizen.

Baca Juga: Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk: Tempat Suci Hindu Bali untuk Memohon Keturunan di Sukawati

Banyak yang menyayangkan terjadinya keributan tersebut dan mengajak semua pihak untuk lebih menjaga ketertiban dan menghargai satu sama lain demi kesejahteraan Bali sebagai destinasi pariwisata yang unggul.

“Sesuai penumpanglah mau pilih online atau lokal, tapi pengalaman taksi lokal mahal minta ampun, nawar ga mau pake ngegas lagi, online real sesuai aplikasi,” tulis akun @dwiko29.

“Keweh ngelawan perubahan, jaman digital kembalikan ke mekanisme pasar. Adaptasi atau ganti profesi,” tulis akun @je.ngah.

“Kalau emang dirasa ojek online merugikan warga lokal kenapa diterima di Bali? Cabut aja ijin mereka selesai, ini malah sudah diterima dan resmi beroperasi di Bali, tapi ada yang menolak itu, kan aneh,” jelas akun @ling_34467.

 

Editor : Wiwin Meliana
#sanur #lokal #keributan #taksi online