BALIEXPRESS.ID- Seorang remaja berinisial IKS,18, asal salah satu desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya Sabtu (14/12/2024) sekitar pukul 07.00 Wita.
Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya yang saat itu hendak memberi makan sapi di area belakang rumah.
Sang kakak terkejut melihat tubuh korban tergantung di sebuah pohon jeruk Bali.
Keluarga segera menurunkan korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Kintamani Kompol I Nengah Sukerna mengatakan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, sehari sebelum kejadian, korban seperti biasa training di salah bengkel di Kintamani.
Sesampainya di rumah sore hari, ia langsung makan dan lanjut beristirahat di kamarnya.
Namun keesokan paginya, kakaknya menemukan korban dalam kondisi tergantung di pohon jeruk Bali belakang rumah.
Hasil pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas Kintamani I, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Polisi menyimpulkan korban tewas murni akibat gantung diri.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga kejadian ini terkait persoalan asmara setelah korban mengalami putus cinta.
Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. (*)
Editor : I Made Mertawan