Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sambut Natal dan Tahun Baru 2025, PLN UP3 Bali Utara Siagakan Belasan Posko dan Ratusan TAD

Dian Suryantini • Kamis, 19 Desember 2024 | 16:18 WIB

Petugas PLN sedang bertugas memperbaiki kabel pada gardu milik PLN.
Petugas PLN sedang bertugas memperbaiki kabel pada gardu milik PLN.

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Natal dan Tahun Baru 2025 tinggal menghitung hari. Nuansa perayaan yang khas sudah terasa di berbagai tempat. Tidak hanya umat Kristiani yang bersiap menyambut momen spesial ini, tetapi juga berbagai pihak lainnya, termasuk PLN UP3 Bali Utara. Dengan semangat pelayanan, mereka berkomitmen menjaga kenyamanan masyarakat selama periode Nataru.

“Ini sudah menjadi tugas kami,” ujar Elashinta, Manager UP3 Bali Utara, Kamis (19/12). Ia menegaskan bahwa PLN siap memastikan suplai listrik tetap andal di tengah peningkatan kebutuhan. Komitmen ini juga senada dengan arahan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang sebelumnya menyatakan kesiapan PLN mendukung kelancaran perayaan Nataru.

“Kami telah mengambil langkah preventif untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi prima,” ungkap Darmawan dalam konferensi pers di Jakarta (9/12). Hal ini dilakukan guna menjamin kenyamanan masyarakat di momen perayaan yang ditunggu-tunggu.

Di wilayah Buleleng dan Jembrana, PLN UP3 Bali Utara telah memastikan pasokan listrik mencukupi meski beban puncak diprediksi meningkat. “Pasokan kami aman,” kata Elashinta dengan penuh keyakinan. Lebih dari itu, PLN juga menyiapkan 12 posko siaga, 38 pegawai, dan 148 Tim Apel Distribusi (TAD) untuk memastikan respons cepat terhadap segala kemungkinan gangguan.

Berbagai peralatan pendukung, seperti genset, crane, dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), juga telah disiapkan di titik-titik strategis. Masa siaga PLN dimulai sejak 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025, dengan fokus utama pada gereja, pelabuhan, dan lokasi prioritas lainnya, termasuk lapangan perayaan dan tempat wisata.

Di Buleleng dan Jembrana, terdapat 15 gereja yang menjadi fokus utama pengamanan listrik. Selain itu, PLN juga mengalokasikan sumber daya ke lokasi seperti pelabuhan, yang menjadi pusat aktivitas selama liburan. “Kami ingin memastikan semua berjalan lancar, terutama di tempat-tempat sentral seperti gereja dan pelabuhan,” tambah Elashinta.

PLN UP3 Bali Utara telah mendistribusikan sumber daya dengan detail. Di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Negara, terdapat 7 lokasi siaga (6 gereja dan 1 lapangan), 3 posko Yantek, serta 3 unit mobil dan 1 motor. ULP Gilimanuk memiliki 3 gereja, 1 ASDP Gilimanuk, 3 posko Yantek, dan 3 unit mobil. Sementara itu, ULP Seririt mengamankan 3 lokasi (2 gereja dan 1 lapangan), 4 posko Yantek, serta 4 unit mobil.

ULP Singaraja, dengan lokasi terbanyak, meliputi 5 lokasi siaga (4 gereja dan 1 lapangan), 1 posko Yantek, 3 unit mobil, dan 1 motor. Sedangkan ULP Tejakula memiliki 2 posko Yantek dan 2 unit mobil. Secara total, PLN siaga di 19 lokasi dengan dukungan 15 unit mobil, 2 unit motor, dan 12 posko Yantek.

Untuk mendukung kendaraan listrik, PLN juga menyediakan SPKLU di 11 lokasi dengan 13 unit tersebar, seperti di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Pantai Lovina, Restoran Bidadari Jembrana, hingga Rest Area Yeh Leh.

Di tengah musim hujan, PLN tetap waspada terhadap potensi bencana. Dengan segala persiapan ini, PLN UP3 Bali Utara optimis dapat memberikan pelayanan terbaik selama Natal dan Tahun Baru 2025, menjadikan momen spesial ini lebih berkesan bagi masyarakat.

“Kami sudah siaga bencana sejak Oktober,” ungkap I Wayan Novidi Putra, Asisten Manager Keuangan dan Umum. Meskipun beban listrik cenderung menurun di musim hujan, kesiapan tetap menjadi prioritas. ***

Editor : Dian Suryantini
#bali utara #pln #Natal dan Tahun Baru 2025 #jembrana #buleleng