BALIEXPRESS.ID-Kabar duka kembali menghiasi jagad media sosial Bali. Kali ini datang dari Pekerja Migran Indonesia asal Bali yang dikabarkan meninggal di Jepang.
Kabar kematian PMI asal Bali ini dengan cepat menyebar di media sosial.
Disebutkan PMI asal Jembrana dengan identitas KTP Badung itu bernama I Nyoman Sudiana.
Mendiang disebutkan menderita sakit komplikasi.
Almarhum sudah berencana pulang ke Bali pada 25 Desember 2024 mendatang mengingat kondisinya yang sudah tak bisa bekerja lagi.
Namun nahas, Nyoman Sudiana dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada Senin, 16 Desember 2024 pada pukul 15.00 waktu setempat.
Dikutip dari unggahan akun @infodenpasarterkini.id., relawan dharma di Jepang mengungkap keluarga saat ini kesulitan untuk biaya pemulangan jenazah.
Baca Juga: Viral Pemukulan di Denpasar: Keponakan Korban Ungkap Kronologi Kejadian kepada I Ketut Ismaya Jaya
Bahkan warganet pun membuka donasi untuk biaya kepulangan jenazah Nyoman Sudiana.
“Oleh karena itu kita kembali bergotong royong untuk membantu pemulangan jenazah Nyoman Sudiana atas permintaan keluarga agar bisa diaben di Bali,” ujar keterangan unggahan dikutip pada Jumat (20/12/2024).
Bagi masyarakat yang ingin membantu dapat mentransfer langsung ke rekening BNI 1889099023.
“Puskor Hindunesia sudah berkoordinasi dengan BP3MI dan akan bekerjasama dengan Radhar Asobi di Jepang serta pihak keluarga untuk menggalang punia gotong royong,” bunyi narasi dalam unggahan.
Warganet pun membanjiri unggahan tersebut dengan ucapan belasungkawa.
Namun tak sedikit juga warganet yang mempertanyakan status Nyoman Sudiana sebagai PMI sehingga kesulitan pemulangan jenazah.
“Apanya yang sulit? Bukannya ada asuransi min? kedubes ada kan?” tanya akun @vshn.ta.
“Tiang nitip asumedang sampun tiang trf, smeoga bermanfaat rahayu. Dan amor ing acintya dumogi nyujur sunia loka,” jelas akun @sa_wedding_studio.
Editor : Wiwin Meliana