BALIEXPRESS.ID – Kontes modifikasi motor di Bedugul, Tabanan, pada Kamis hingga Sabtu (19-21 Desember 2024), sukses menarik perhatian pecinta motor Bali.
Acara kontes modifikasi motor yang diadakan oleh STT Candi Ulangun Desa Candikuning I ini diikuti 180 peserta, jauh melampaui target awal panitia.
Ketut Rastika ,24, salah satu perwakilan panitia, menjelaskan bahwa panitia sebenarnya membatasi jumlah peserta hanya 150 motor karena keterbatasan tempat.
Namun, tingginya antusiasme membuat panitia akhirnya menambah kuota hingga 30 peserta tambahan.
"Pendaftaran bahkan sudah kami tutup satu minggu sebelum acara dimulai, tetapi saat proses loading, masih banyak yang ingin bergabung. Sayangnya, tidak semua bisa kami terima karena tempatnya tidak mencukupi," ungkap Rastika di sela-sela acara.
Kontes ini menjadi momen spesial karena digelar pertama kalinya dalam rangka HUT ke-37 STT Candi Ulangun.
Meskipun perdana, acara ini menuai kesuksesan besar dengan partisipasi para pecinta motor dari berbagai daerah seperti Buleleng, Tabanan, Badung, Negara, hingga Karangasem.
Semangat kebersamaan dan kreativitas peserta terlihat jelas selama kontes berlangsung.
Dengan Ajik Umbara sebagai juri utama, didukung oleh Hendra dan Gus Deva dari komunitas SOB, kontes ini melombakan berbagai kategori menarik seperti Racing Style, Restorasi Fashion, Lokal Tabanan, Vespa Matic Modif, dan Meet Up.
Para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, piala, dan piagam penghargaan.
Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran motor jadul dengan ukiran penuh, yang mencuri perhatian para pengunjung.
Tidak hanya itu, suasana di lokasi dipenuhi dengan semangat kreatifitas dan inovasi, menjadikan acara ini sebagai ajang berkumpulnya penggemar otomotif di Bali.
“Kami sangat senang melihat antusiasme sebesar ini. Ke depannya, kami akan berusaha menyediakan tempat yang lebih luas agar lebih banyak peserta yang bisa bergabung,” tambah Rastika.
Kontes modifikasi motor di Bedugul ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah bagi para penggemar otomotif untuk menyalurkan ide-ide kreatif mereka.
Masyarakat pun berharap acara seperti ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan meriah.(*)