Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

10 Sopir Truk Jalani Tes Urine di Pelabuhan Padangbai, Satu Orang Masa Rehabilitasi Narkoba

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 24 Desember 2024 | 14:02 WIB

 

Sopir truk melakukan test urine sebelum berangkat menuju NTB melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Senin (23/12/2024).
Sopir truk melakukan test urine sebelum berangkat menuju NTB melalui Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Senin (23/12/2024).

BALIEXPRESS.ID - Sejumlah sopir truk yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem mendadak diberhentikan di depan Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, pada Senin (23/12/2024).

Para sopir itu dipaksa untuk buang air kecil guna menjalani tes urine. Sebanyak 10 sampel diambil oleh BNNK Karangasem.

Dari jumlah tersebut, satu di antaranya hasilnya belum jelas. Sebelum menuju toilet untuk mengambil sampel urine, yang bersangkutan lebih dulu mengakui bahwa sedang menjalani proses rehabilitasi di BNNK Klungkung.

Kepala Tim (Katim) Rehabilitasi BNNK Karangasem Bayu Saputra mengungkapkan, satu sopir truk tersebut hasilnya antara positif dan negatif karena sudah satu bulan lalu terakhir menggunakan narkoba.

Setelah dikonfirmasi ke BNNK Klungkung, ternyata benar yang bersangkutan memang klien di sana.

"Dia memang sedang menjalani rehabilitasi, tetapi karena kesibukannya sehingga jarang ke sana," ujarnya.

Sementara hasil tes urine sembilan sopir lainnya disebutnya negatif.

Terkait dengan adanya satu klien dari BNN, pihaknya mengaku akan lebih sering untuk melakukan koordinasi kepada BNNK Klungkung.

Apabila yang bersangkutan masih jarang rehabilitasi, maka akan ditindaklanjuti oleh BNNK Karangasem.

Bayu menjelaskan, tujuan dari dilaksanakannya tes urine ini terhadap sopir truk supaya tidak membahayakan pengendara lain.

Karena jika dalam pengaruh narkoba, konsentrasi sopir disebut akan menurun.

"Biasanya jika dalam pengaruh narkoba maka halusinasinya biasanya tinggi, bisa membahayakan pengendara lain," tandasnya.

Untuk ke depan, pihaknya mengaku akan terus melakukan hal seperti ini untuk menekan adanya masyarakat yang menggunakan narkoba.

Bahkan, bisa saja tes urine ini dilakukan ke steakholder ataupun Pemerintah Kabupaten Karangasem.

"Nanti mungkin kami akan lakukan ke Pemda Karangasem. Bila memang di akhir tahun ada yang dicurigai kembali maka kami akan lakukan tes urine," bebernya. (dir)

 

Editor : I Made Mertawan
#sopir truk #Pelabuhan Padangbai #bali #tes urine #karangasem