BALIEXPRESS.ID – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini bukan hanya dinikmati oleh pelajar, namun juga oleh para warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja.
Meskipun mereka tidak merayakan libur seperti orang pada umumnya, mereka baru saja menerima hasil belajar atau rapor pendidikan.
Baca Juga: BNN Bali Ungkap 53 Kasus Narkoba dan Rehabilitasi 944 Orang di Tahun 2024
Tahun ini, sebanyak 15 orang warga binaan Lapas Singaraja mengikuti program pendidikan kejar paket yang dikenal dengan nama Kegiatan Belajar Kesetaraan Warga Binaan (Kertawana).
Program ini memberikan kesempatan bagi para warga binaan untuk mendapatkan pendidikan setara dengan jenjang pendidikan formal, dengan tingkat pendidikan yang bervariasi sesuai dengan kemampuan mereka.
Program ini menyediakan tiga paket pendidikan, yaitu Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).
Setelah mengikuti pendidikan selama satu semester, para warga binaan tersebut menerima hasil capaian mereka yang diserahkan secara resmi di Aula Nusantara Lapas Singaraja.
Baca Juga: Viral! Pemilik Lahan Tutup Akses Spot Foto di Kelingking Beach, Begini Kata Kapolsek Nusa Penida
Penyerahan rapor dilakukan oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng pada Minggu, 22 Desember 2024.
Kalapas Singaraja, Gusti Lanang Agus Cahyana Putra, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan harapannya agar rapor yang diterima para warga binaan tidak hanya menjadi evaluasi kemampuan mereka, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan diri.
"Dengan ini, setidaknya mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya pendidikan. Harapannya, ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah memiliki bekal ilmu yang lebih," ujar Kalapas Gusti Lanang.
Program pendidikan di Lapas Singaraja ini dilaksanakan bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Non Formal-Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Kabupaten Buleleng.
Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi warga binaan yang sebelumnya tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal.
Baca Juga: Kesal Gegara Wisatawan Buang Sampah Sembarangan, Warga Tutup Spot Foto di Pantai Kelingking
Kalapas Gusti Lanang juga menyatakan bahwa program ini akan terus berlanjut untuk menggali potensi-potensi yang ada pada warga binaan.
"Harapannya, ke depan, potensi yang dimiliki warga binaan dapat terus berkembang dan berguna bagi mereka setelah kembali ke masyarakat," tambahnya.
Program Kertawana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan, baik untuk masa depan mereka maupun untuk upaya penanggulangan tingginya angka putus sekolah, terutama di kalangan warga binaan yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Editor : Wiwin Meliana