BALIEXPRESS.ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, optimisme menyelimuti masyarakat Bali.
Pemulihan ekonomi pasca pandemi, didukung kebijakan baru pemerintah, diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor ekonomi, khususnya pariwisata.
Panit IV Subdit II Ditintelkam Polda Bali, IPTU Nyoman Yasa, menjelaskan bahwa pariwisata tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Bali. Perbaikan infrastruktur jalan dan transportasi telah meningkatkan aksesibilitas, sehingga pariwisata mampu mendongkrak perekonomian, termasuk sektor UMKM.
"Transportasi online memiliki peran signifikan dalam mendukung aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat," kata IPTU Yasa.
Layanan transportasi online memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan. Namun, pemerintah diharapkan memberikan perhatian lebih untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh penyedia jasa transportasi online.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Nataru, Polda Bali terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. "Edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah juga menjadi bagian dari upaya kami," tambah IPTU Yasa.
Sebagai bentuk kepedulian, Polda Bali bersama stakeholder terkait membagikan paket sembako kepada para pengemudi transportasi online. Kegiatan ini dikomandoi oleh Mang Sugik, Ketua Komunitas Ojol Badak Agung, yang turut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas.
Langkah ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi para pengemudi, tetapi juga mempererat kolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama perayaan Nataru.
Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, Bali optimistis menghadapi Nataru dengan harapan meningkatkan sektor ekonomi, memperkuat pariwisata, serta menjaga stabilitas keamanan di Pulau Dewata. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana