Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Wisatawan Berburu Momen Menyaksikan Lumba-lumba di Tengah Laut Lovina

Dian Suryantini • Minggu, 29 Desember 2024 | 02:46 WIB
Para wisatawan akan menikmati atraksi lumba-lumba di tengah laut Lovina.
Para wisatawan akan menikmati atraksi lumba-lumba di tengah laut Lovina.

BALIEXPRESS.ID – Langit masih sedikit gelap. Matahari belum bersinar sepenuhnya. Perahu-perahu nelayan telah tertambat di tepian Pantai Lovina.

Cipratan ombak kecil mengayun membuat perahuperahu itu turut bergoyang. Mereka menunggu kepala-kepala yang senantiasa akan diluncurkan ke tengah laut. Tentu saja, mata mereka akan disodorkan pemandangan yang berbeda.

 

Tak lama kemudian, wisatawan berdatangan. Memakai bus, mobil kecil bahkan sepeda motor. Mereka datang bersama keluarga, rombongan organisasi, bersama pasangan atau ada pula yang datang sendiri tanpa beban.

Para pengemudi perahu menyambut mereka, seraya menawarkan jasa untuk menaiki perahunya.

 

“Pagi, bapak/ibu. Barangkali berminat naik perahu melihat lumba-lumba,” kata salah satu pengemudi perahu menawarkan jasanya kepada para wisatawan domestik.

 Baca Juga: Raih KJB Award, Ini Profil Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi

Seraya mendengar tawaran itu, para wisatawan yang didominasi ibu-ibu itu saling berbisik. Mereka seakan membuat rapat kecil sebelum mengambil keputusan. Salah satu ibu maju menghampiri si pengemudi itu. Maka terjadinya kesepakatan politik diantara keduanya. Tentu saja ada harga yang disepakati.

 

“Ayo, ayo. Ini bapaknya mau antar. Yang tadi 6 orang mau naik ayo cepat,” kata si ibu samar-samar, bak ketua geng usai bernegosiasi dengan si pengemudi perahu.

 

Meluncurlah satu perahu dengan rombongan ibu-ibu itu. Secara perlahan perahu diarahkan menuju barat laut. Selepas rombongan itu berangkat, matahari mulai terbit. Lagit biru dan awan putih berpadu memberikan pemandangan cerah dan cantik. Cuaca yang bersahabat membuat para wisatawan sumringah.

 

Pukul 10.00 wita pada Sabtu (28/12), dari kejauhan, satu perahu datang mendekat. Langit cerah menyambut kedatangan Jovancha Dee Cornellia, seorang wisatawan asal Amsterdam. Dengan senyuman lebar, Jovancha bercerita tentang pengalaman pertamanya menyaksikan lumba-lumba di laut lepas.

 

“Saya tidak percaya ini nyata! Sebelumnya saya hanya melihat mereka di televisi atau media sosial. Tapi kini, saya benar-benar melihat mereka langsung dengan mata saya,” ungkapnya penuh semangat.

 

Keputusan Jovancha untuk menjelajah Bali Utara berawal dari keinginannya menghindari hiruk-pikuk kawasan selatan Bali. Setelah menginap di Canggu, ia memutuskan menempuh perjalanan ke Lovina, yang ternyata menyajikan suasana jauh dari kemacetan dan kebisingan.

 

“Di sini tenang sekali. Tidak ada suara klakson atau keramaian jalan. Saya bisa berjalan kaki atau berkendara dengan santai. Semua terasa damai,” katanya.

 

Pagi itu, Jovancha bergabung dengan wisatawan lainnya menaiki perahu tradisional menuju tengah laut. Saat matahari mulai terbit, siluet lumba-lumba bermunculan, melompat-lompat seolah menyapa. Bagi Jovancha, momen itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. “Rasanya seperti mimpi. Laut di Bali Utara ini indah sekali, mungkin lebih lengkap daripada Bali Selatan. Saya senang sekali,” ujarnya sambil tersenyum bahagia.

 

 

Tidak hanya menikmati atraksi lumba-lumba, Jovancha kini berencana menjelajahi tempat-tempat lain di Buleleng. “Saya belum memutuskan kapan akan pulang. Ada begitu banyak hal yang ingin saya lihat di sini. Bali Utara benar-benar istimewa,” tambahnya penuh antusiasme. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #wisatawan #lovina #buleleng #lumba-lumba