Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mendesak untuk Direstorasi, Kondisi Pemedal Agung Klungkung Memprihatinkan

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 29 Desember 2024 | 23:59 WIB
MEMPRIHATINKAN : Pemedal Agung di kawasan Kertagosa Klungkung.
MEMPRIHATINKAN : Pemedal Agung di kawasan Kertagosa Klungkung.

BALIEXPRESS.ID – Situs bersejarah Pemedal Agung di kawasan Kerta Gosa, Klungkung, kini dalam kondisi yang memprihatinkan.

Bangunan peninggalan Kerajaan Klungkung yang juga disakralkan oleh masyarakat ini menunjukkan kerusakan serius, mulai dari retakan hingga keroposnya bata yang menyusun gapura bersejarah tersebut.

Bagian tembok sisi barat bahkan terlihat nyaris ambruk, membuat bangunan yang telah berdiri sejak abad ke-17 ini semakin rentan, terutama dengan cuaca buruk yang melanda belakangan ini seperti hujan lebat dan angin kencang.

Pj. Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, menyatakan keprihatinannya atas kondisi situs bersejarah ini. Menurutnya, Pemedal Agung harus segera mendapatkan perhatian khusus melalui upaya restorasi untuk menyelamatkan nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya.

"Dari beberapa pengamatan yang kami lakukan, struktur bangunan sudah banyak yang retak, dan sebagian bahkan rusak parah. Kami akan mengkomunikasikan hal ini dengan pemimpin terpilih agar restorasi Pemedal Agung menjadi prioritas ke depan," ujar Jendrika.

Ia juga berencana melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) guna mendukung revitalisasi situs ini. "Jangan sampai situs bersejarah ini roboh karena kurangnya perhatian pemerintah," tambahnya.

Pemedal Agung merupakan pintu masuk utama Kerajaan Klungkung yang dibangun pada abad ke-17. Situs ini menjadi saksi bisu dari Perang Puputan Klungkung pada 28 April 1908, salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan rakyat Bali melawan kolonialisme Belanda.

Sebagai bagian integral dari identitas budaya Klungkung, Pemedal Agung tidak hanya menjadi daya tarik wisata sejarah tetapi juga menjadi simbol perjuangan masyarakat Klungkung.

Revitalisasi bangunan ini diharapkan tidak hanya melindungi situs dari kehancuran tetapi juga memperkuat warisan budaya bagi generasi mendatang. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#restorasi #Pemedal Agung #memprihatinkan #warisan budaya #klungkung #kerajaan