Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kendaraan Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai Capai 30 Ribu Sehari, Ini Upaya Polres Urai Kemacetan Malam Tahun Baru

I Gede Paramasutha • Selasa, 31 Desember 2024 | 23:35 WIB
Kapolres Bandara Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta. (Bali Express/I Gede Paramasutha)
Kapolres Bandara Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta. (Bali Express/I Gede Paramasutha)

BALIEXPRESS.ID – Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat tingginya angka kendaraan yang keluar dan masuk bandara setiap harinya.

Lonjakan ini menjadi tantangan besar bagi pengelolaan lalu lintas di sekitar kawasan Bandara Ngurah Rai, terutama saat perayaan malam pergantian tahun baru 2025. 

Kapolres Bandara Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta, menjelaskan berdasarkan data, rata-rata ada 25 ribu hingga 30 ribu kendaraan yang keluar-masuk jalur akses airport.

"30 ribu roda empat saja, kalau roda dua halurnya sudah berbeda," ujarnya, Selasa 31 Desember 2024. Berbagai langkah strategis pun telah diambil untuk mengurai kemacetan karena tingginya arus lalu lintas.

Hal ini berkaca dari kasus kemacetan parah pada malam pergantian tahun lalu. Kala itu, sejumlah wisatawan terpaksa berjalan kaki dari Jalan Tol Bali Mandara menuju bandar udara akibat kemacetan.  

Salah satu solusi efektif yang diterapkan adalah penutupan persimpangan atau crossing di depan tol gate bandara yang diberlakukan sejak acara besar seperti World Water Forum (WWF).

"Kendaraan roda dua, yang tidak menggunakan tol gate, sekarang diarahkan melalui jalur alternatif dari Jalan Raya Tuban, Kuta. Tidak lagi bisa lewat persimpangan depan tol gate," tandasnya.

Langkah ini disebutnya terbukti membantu memperlancar arus kendaraan. Selain itu, Polres juga melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional.

Pada jam-jam padat, seluruh u-turn di sepanjang akses airport ditutup. Langkah ini dirancang untuk meminimalkan waktu tempuh keluar-masuk.

Mengingat jalur akses bandara sangat terbatas, hanya sepanjang 1 kilometer dari Patung Kuda hingga tol gate.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang, koordinasi erat dilakukan bersama otoritas penerbangan dan pengelola bandara yakni InJourney Indonesia. 

Data jumlah penumpang yang tiba dan berangkat setiap hari menjadi patokan antisipasi yang dilakukan aparat kepolisian.

“Penutupan jalur crossing sangat membantu mengurangi waktu tempuh, terutama saat volume kendaraan memuncak. Namun, Airport Ngurah Rai memiliki keterbatasan akses jika dibandingkan dengan bandara lain. Hal ini perlu evaluasi, termasuk kemungkinan pelebaran jalur atau penanganan lebih lanjut,” tambahnya.  

Ditlantas Polda Bali juga memberikan atensi khusus terhadap keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar bandara.

Upaya ini diharapkan mampu mencegah kemacetan parah seperti tahun sebelumnya. Mengingat urgensi perjalanan penumpang yang harus tiba tepat waktu untuk proses check-in dan keberangkatan.  

Dengan berbagai upaya mitigasi ini, Polres Bandara Ngurah Rai optimis dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi para wisatawan dan masyarakat lokal di tengah tingginya arus kendaraan. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#ngurah rai #polres #bandara #kendaraan #tahun baru