Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Sapi Warga Karangasem Cedera Akibat Petasan, Niluh Djelantik Desak Aturan Larangan Kembang Api

Wiwin Meliana • Kamis, 2 Januari 2025 | 15:23 WIB

Niluh Djelantik mendesak pemerintah agar membuat aturan larangan menyalakan kembang api dan mercon
Niluh Djelantik mendesak pemerintah agar membuat aturan larangan menyalakan kembang api dan mercon

BALIEXPRESS.ID-Perayaan malam tahun baru di Bali membawa duka bagi sebuah keluarga di Desa Sebudi, Karangasem.

Suasana meriah dengan kembang api dan petasan yang menghiasi malam pergantian tahun justru menimbulkan penderitaan bagi sapi peliharaan milik warga setempat.

Baca Juga: HISTERIS! Sapi Milik Warga Karangasem Bali Alami Patah Tulang Karena Takut Kembang Api

 Suara keras dari petasan dan kembang api membuat sapi ketakutan, yang berujung pada cedera parah.

Terkait hal itu, Niluh Djelantik pun meminta agar pemerintah Bali tegas untuk melarang kegiatan menyalakan kembang api dan mercon.

Bahkan pihaknya meminta agar ada sanksi pidana bagi penjual dan pengguna kembang api.

“Tahun 2025 aturan harus berlaku, sanksi pidana bagi penjual dan pengguna. Jangan Cuma diberi himbauan saja. Bali jangan jadi provinsi autopilot,” jelas  Niluh Djelantik di media sosialnya dikutip pada Kamis (02/01/2024).

Baca Juga: Angka Bunuh Diri di Tabanan Meningkat, Judi Online dan Pinjol Jadi Penyebab Utama

Lebih lanjut, Niluh Djelantik menyebut bahwa suara kembang api tidak hanya membuat polusi suara membisingkan telinga manusia namun juga merusak lingkungan dan sampahnya di mana-mana.

Bahkan suara kembang api juga dapat membuat hewan peliharaan takut dan panik.

“Bali tidak akan sepi kalau tidak ada kembang api jedar jeder bikin polusi kuping dan merusak lingkungan,” jelasnya.

Sebelumnya, sebuah video yang viral di media sosial, terlihat seorang wanita menangis histeris saat melihat sapi peliharaannya terjatuh dan mengalami patah kaki akibat ketakutan yang ditimbulkan oleh suara petasan.

Baca Juga: PARAH! Pulang Dugem, Sepasang Kekasih Tabrak Satu Keluarga Hingga Meninggal, Ternyata Positif Narkoba

Sang suami yang merekam kejadian tersebut tampak terkejut dan prihatin melihat kondisi sapi yang sangat memprihatinkan.

"Nikmati kesenangan kalian semua, ulian tyang lacur sing ngidaang meli jedar-jedaran," ujar pria tersebut dalam video yang dibagikan oleh akun @aryulangun.

Pemilik sapi tersebut mengungkapkan kesedihannya atas kejadian itu.

 "Iklas ampun tyang rugi, dadua sampin tyange cedera ne gede-gede," kata sang pemilik sapi, menyebutkan bahwa kedua sapinya mengalami cedera cukup parah. Sang istri, yang tak kuasa menahan kesedihan, bahkan hampir pingsan akibat terlampau merasa tertekan.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas Naik Dratis di Tabanan, 89 Nyawa Melayang Tahun 2024

Peristiwa ini menjadi sorotan di media sosial, menimbulkan keprihatinan dari banyak pihak mengenai dampak kembang api dan petasan terhadap hewan peliharaan.

Banyak warganet yang mengutuk keras penggunaan petasan tanpa memperhatikan dampaknya terhadap hewan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#larangan #sapi #kembang api #aturan #karangasem #tahun baru #ketakutan #Niluh Djelantik