BALIEXPRESS.ID-Sapi peliharaan warga Sebudi, Karangasem yang alami patah kaki akibat takut petasan mengundang keprihatinan publik.
Bahkan warganet di media sosial ramai-ramai mau memberikan bantuan kepada sepasang suami istri yang sapinya cedera di malam perayaan tahun baru itu.
Baca Juga: Layanan WiFi Gratis BSI di Bangli Terhenti, Pemprov Bali Tak Lagi Anggarkan Dana
Melalui akun media sosial @aryulangun, membuka donasi untuk membantu warga tersebut yang rugi karena sapi peliharaanya alami cedera.
“Terdengar tangisan histeris dan luapan kemarahan warga Desa Sebudi, Karangasem Bali akibat sapi peliharaannya cedera patah kaki,” jelas akun @aryulangun dikutip pada Kamis (02/01/2025).
Sapi merupakan investasi penyambung hidup bagi sepasang suami istri tersebut.
“Tahun baru menjadi kesedihan untuk meraka, di mana harus menyaksikan sapinya cedera dan tentunya mereka rugi besar sedangkan banyak dari kita tertawa bahagia dalam kemewahan geremlap kembang api,” jelasnya.
Atas dorongan teman-teman dan warganet, pihaknya melalui Yayasan 10 ribu mimpi pun membuka donasi untuk membelikan mereka sapi.
“Kalian bisa menitipkan donasi melalui REK BRI 475801025376530 yayasan sepuluh ribu mimpi atau OVO/DANA 085942890333,” tulisnya dalam keterangan.
Sebelumnya, perayaan malam tahun baru di Bali menyisakan duka bagi satu keluarga di Desa Sebudi, Karangasem.
Pasalnya, malam penyambutan tahun baru yang dihiasi dengan penyalaan kembang api dan mercon membuat sapi peliharaan milik warga ketakutan.
Dalam video yang beredar dan viral di media sosial, terlihat seorang istri menangis histeris melihat sapi peliharaanya ketakutan.
Baca Juga: HISTERIS! Sapi Milik Warga Karangasem Bali Alami Patah Tulang Karena Takut Kembang Api
Akibat dari suara petasan dan kembang api itu, sapi peliharaan warga ketakutan dan menyebabkan cedera hingga patah kaki.
Melihat hewan peliharaanya mengalami hal itu, terlihat seorang perempuan tak kuasa menahan tangis.
Bahkan terlihat sang suami yang memvideokan kondisinya sapi miliknya yang dalam kondisi memprihatinkan.
“Nikmati kesenangan kalian semua, ulian tyang lacur sing ngidaang meli jedar-jedaran,” ucap laki-laki perekam video dikutip dari unggahan akun @aryulangun.
Baca Juga: Angka Bunuh Diri di Tabanan Meningkat, Judi Online dan Pinjol Jadi Penyebab Utama
Bahkan si pemilik sapi menyebut bahwa kedua sapinya yang sudah telah mengalami patah tulang.
“Iklas ampun tyang rugi, dadua sampin tyange cedera ne gede-gede,” jelasnya.
Bahkan terlihat sang istri yang sedari tadi menangis histeris nyaris pingsan lantaran tak kuasa menahan kesedihan.
Editor : Wiwin Meliana